SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News IPADI : Sanitasi dan rumah Layak Huni Mempengaruhi Kualitas Kehidupan

IPADI : Sanitasi dan rumah Layak Huni Mempengaruhi Kualitas Kehidupan

Ketua Umum Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Sudibyo Alimoeso saat memberi keterangan. SUARAKALBAR.CO.ID/ANTARA.

Suara Kalbar– Ketua Umum Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Sudibyo Alimoeso mengatakan sanitasi yang bersih, dan rumah layak huni sangat mempengaruhi kualitas kehidupan keluarga terutama dalam pencegahan stunting.

Sudibyo Alimoeso mengatakan upaya perbaikan sanitasi dan rumah layak huni harus menyasar keluarga berisiko stunting guna mempercepat penanganannya. Dia menyebut sanitasi, rumah layak huni dan lingkungan yang sehat, sangat berpengaruh kepada kesehatan keluarga karena masuk dalam pendekatan sensitif penangan stunting.

“Oleh karena itu perbaikan terhadap sanitasi yang buruk, jamban tidak layak, dan rumah yang tidak layak huni itu, seharusnya dikhususkan kepada keluarga berisiko stunting,” katanya dilansir dari ANTARA, Sabtu (12/10/2024).

Dia menjelaskan berdasarkan data BKKBN jumlah keluarga berisiko stunting secara nasional sudah turun menjadi 8 juta orang dari sebelumnya 12 juta orang. Jumlah 8 juta orang ini harus mendapat akses sanitasi layak agar semakin banyak keluarga yang sehat.

Beberapa tahun terakhir BKKBN juga telah menjalin kerjasama dengan Kementerian PUPR, dalam penggunaan data keluarga berisiko stunting sebagai dasar perbaikan sanitasi serta rumah layak huni.

“Dengan adanya perencanaan program perbaikan sanitasi berdasarkan data tersebut, diharapkan membantu mencegah stunting dari segi penyediaan lingkungan yang bersih serta sehat bagi keluarga berisiko stunting,” tambahnya.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan