SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Landak Saingi Erani, Ambrosius Mawardi Muncul Sebagai ’Kuda Hitam’ Pilkada Landak 2024

Saingi Erani, Ambrosius Mawardi Muncul Sebagai ’Kuda Hitam’ Pilkada Landak 2024

Ilustrasi pasangan bacalon Bupati dan Wakil Bupati Landak, Karolin Margret Natasa – Ambrosius Mawardi pada Pilkada Landak 2024.SUARAKALBAR.CO.ID/Ist.

Landak (Suara Kalbar)- Selain Erani, muncul nama lain yang digadang-gadang cocok untuk mendampingi bakal calon Bupati Landak, Karolin Margret Natasa pada Pemilihan Kepala Daerah 2024.

Satu di antara nama yang muncul adalah Ambrosius Mawardi alias ’Ongkok’. Namanya layak diperhitungkan karena selalu masuk dalam tiga besar berbagai simulasi survei menjadi calon wakil bupati Landak 2024-2029 mendampingi Karolin Margaret Natasa.

”Sebagai politisi yang sebelumnya tak terlalu diperhitungkan, popularitas Ongkok menembus 68,70 persen bersama Siyus (70,12%) dan Erani (67,36%),” kata Direktur Nusakom Pratama Ari Junaedi.

Sementara dari sisi elektabilitas, jika disandingkan dengan 13 nama kandidat Wakil Bupati, Ongkok menempati pegingkat ketiga. Lebih lagi jika dikerucutkan menjadi simulasi 3 nama di antara Siyus dan Erani, nama Ongkok bertengger di posisi dua.

“Jika Erani di posisi 1 dengan 34, 89 persen, Siyus di peringkat buncit dengan 16,78 persen maka Ongkok di posisi dua dengan 28,84 persen,” papa Ari Junaedi yang juga pengajar di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta.

Menurut Staf Khusus Presiden Megawati Soekarnoputeri periode 2004-2010 ini, keunggulan Ongkok dibanding Erani dan Siyus adalah kader tulen Banteng. Ongkok “menguasai” lumbung- lumbung suara seperti di Kecamatan Sengah Temila, Jelimpo, Sebangki. Sedangkan di Ngabang, Mandor, Menpawah Hulu nama Ongkok berada di posisi kedua.

Sebagai adik kandung wakil bupati dua periode, Herculanus Heriadi. Ongkok mendapat keuntungan karena persepsi publik terhadap kepemimpinan Karolin-Herculanus sangat baik.

“Apalagi Ongkok sudah tiga kali menjabat anggota DPRD Landak dan sekarang menjadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Landak. Modal ini sangat tepat bagi Ongkok untuk maju sebagai cawabup pada Pilkada 27 November 2024 mendatang,” lanjut Ari.

Konsultan politik yang banyak memenangkan pasangan calon pada banyak Pilkada di Indonesia itu menyebut, baik secara pengenalan maupun kesukaan, populariras Ongkok kebih baik daripada Erani, Vinsensius, Andreas Lani, Anjiu, Cahyatanus, Suprianto, Laurensius Aliuk, Markus Amid, Jakius Sinyor, dan bakal calon wakil bupati Landak lainnya.

CEO Nusakom Pratama, salah satu lembaga survei resmi yang ditunjuk DPP PDI Perjuangan di Pilkada Serentak 2024 ini, mengatakan dengan simulasi pasangan, nama Ongkok sangat berpotensi memiliki kemenangan jika digandengkan dengan Karolin Margreth Natasha. Karolin seperti mendapat sparring partner yang saling melengkapi jika berduet dengan Ongkok ketimbang dengan Erani.

Daya pikat politik Ongkok ini adalah belum bergerak di akar rumput, tidak memasang baliho dan belum menggelar sosialisasi dengan masif. Tapi sudah memiliki elektability, likeability hingga popularity yang mengungguli calon-calon Wakil Bupati lain.

“Bayangkan, Erani sudah berkampanye masif selama dia tahun terakhir ini bahkan setahun sebelumnya sudah intens menggalang dukungan ternyata pergerakan elektabilitasnya cenderung stagnan,” ungkap Pratama.

Nusakom Pratama, diketahui telah menggelar survei Elektabiity, Likeabiliy dan Popularitas Kandidat Jelang Pemilihan Bupati Landak 2024. Survei itu berlangsung 15-26 Juni 2024 menjaring 1.200 orang responden secara proporsional di 156 Desa dan 13 Kecamatan di Kabupaten Landak.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play