SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar PKB Kalbar Tak Ingin Orientasi Politik Sekadar Seremonial, Instruktur Digembleng

PKB Kalbar Tak Ingin Orientasi Politik Sekadar Seremonial, Instruktur Digembleng

Sekretaris DPP PKB, P. Dhedy Setiawan, saat tampil sebagai narasumber di Upgrading Instruktur yang dihelat DPW PKB Kalbar, Kamis (15/10/2026). [SUARAKALBAR.CO.ID/Ist]

Pontianak (Suara Kalbar) – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Barat bakal menggelar Orientasi Politik (Orpol) bagi seluruh kader di tingkat DPC se-Kalimantan Barat.

Tidak ingin Orpol sebatas agenda seremonial, setidaknya 21 calon Instruktur mengikuti Upgrading Instruktur yang digelar DPW PKB Kalimantan Barat di salah satu hotel di Pontianak, Kamis (15/10/2026).

Hadir sebagai narasumber instruktur Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) yang juga Sekretaris DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif dan Eksekutif, P. Dhedy Setiawan.

Ketua DPW PKB Kalimantan Barat Mulyadi Tawik mengatakan Upgrading Instruktur menjadi langka partai untuk pelaksanaan orientasi politik di tingkat cabang atau 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia partai, sekaligus menyamakan pemahaman kader mengenai ideologi, visi, misi, dan arah perjuangan PKB. Maka para calon instruktur kami persiapan secara matang sebelum turun di tingkat DPC atau 14 kabupaten/kota,” ujarnya.

Sebagai instruktur, tambah dia, diharapkan tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu membangun pemahaman politik yang konstruktif, menanamkan nilai-nilai perjuangan partai, serta mendorong kader menjalankan fungsi organisasi secara profesional dan bertanggung jawab.

Instruktur memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas orientasi politik.

“Mereka menjadi penghubung antara kebijakan dan arah perjuangan partai dengan pemahaman kader di tingkat DPC. Karena itu, pembekalan instruktur menjadi langkah penting agar proses kaderisasi berlangsung terarah, sistematis, dan berkelanjutan,” katanya.

DPW PKB Kalbar menempatkan orientasi politik sebagai ruang pembentukan karakter dan kapasitas kader, bukan sekadar pemenuhan agenda organisasi.

“Kader yang menduduki jabatan di kepengurusan didorong untuk bisa memahami peran politik sebagai sarana memperjuangkan aspirasi masyarakat, memperkuat demokrasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi publik,” tegas Mulyadi.

Selain itu dengan instruktur yang dipersiapkan secara matang, pelaksanaan Orientasi Politik di tingkat DPC diharapkan lebih berkualitas dan mampu memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat cabang.

“Upgrading ini sekaligus menegaskan pentingnya membangun organisasi politik yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga memiliki kader yang memahami tanggung jawab, disiplin organisasi, serta komitmen terhadap pengabdian kepada masyarakat,” lanjutnya.

Bahkan ia juga meyakini melalui penguatan instruktur dan kaderisasi yang berkelanjutan, DPW PKB Kalbar berharap Orientasi Politik menjadi titik awal bagi lahirnya kader-kader yang kompeten, berintegritas.

“Kami punya komitmen pembekalan Instruktur ini menjadi momentum lahirnya kader PKB di tingkat DPC yang kompeten, berintegritas secara moral dan mampu, menjalankan peran politik secara bertanggung jawab. Artinya politik hadir dan politik kemanfaatan bisa dijalankan,” tambah Mulyadi

Adapun rencana Orpol di tingkat DPC akan dirangkai dengan pengukuhan pengurus yang secara maraton dilaksanakan pada akhir Oktober ini.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play