SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Sujiwo Targetkan Jalan Poros Ekonomi Teluk Pakedai Tuntas 2027

Sujiwo Targetkan Jalan Poros Ekonomi Teluk Pakedai Tuntas 2027

Bupati Kubu Raya Sujiwo

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan pentingnya peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dalam mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga tingkat desa.

Menurut Sujiwo, kader PKK harus menjadi penggerak edukasi, pendataan, serta penyampaian informasi mengenai kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan sosial dapat teridentifikasi lebih dini dan ditangani secara tepat.

Hal tersebut disampaikan Sujiwo usai menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kecamatan Teluk Pakedai, Kamis (15/10/2026).

Ia menjelaskan, PKK memiliki 10 program pokok, empat kelompok kerja (Pokja), serta kelompok Dasawisma yang berperan penting dalam mendata dan memantau kondisi keluarga di lingkungan masyarakat.

Apabila seluruh unsur tersebut berjalan optimal, pemerintah bersama kader PKK diharapkan dapat mengidentifikasi warga lanjut usia yang membutuhkan perawatan, masyarakat sakit yang terkendala biaya, balita yang mengalami stunting, hingga ibu hamil yang belum mendapatkan pendampingan memadai.

“Kalau Dasawisma berjalan, 10 program pokok PKK berjalan, dan empat Pokja-nya bergerak, kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang luput dari perhatian. Di sinilah pentingnya kepekaan, simpati, dan empati terhadap kondisi warga,” ujarnya.

Sujiwo juga mengapresiasi pengabdian para kader PKK yang menjalankan tugas sosial tanpa menerima honor khusus. Menurutnya, keterlibatan para kader merupakan bentuk pengabdian mulia untuk membantu pemerintah meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.

Ia mengajak para camat dan kepala desa untuk memberikan dukungan kepada istri masing-masing yang mengemban amanah sebagai ketua TP-PKK di wilayahnya. Dukungan tersebut dinilai penting agar program PKK dapat berjalan konsisten dan bersinergi dengan pemerintah.

Tegaskan Pembangunan Harus Berlandaskan Keadilan

Dalam kesempatan itu, Sujiwo menegaskan komitmennya menerapkan prinsip keadilan dalam pembangunan, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Teluk Pakedai yang menurutnya selama bertahun-tahun belum mendapatkan perhatian pembangunan secara maksimal.

Ia menyebutkan, kebijakan penganggaran harus berlandaskan tiga prinsip utama, yakni asas manfaat, asas prioritas, dan asas keadilan.

Asas manfaat berkaitan dengan dampak pembangunan bagi masyarakat, sedangkan asas prioritas menempatkan kebutuhan mendesak sebagai perhatian utama. Sementara itu, asas keadilan mengharuskan pemerintah memberikan perhatian secara proporsional kepada seluruh wilayah.

Sujiwo menegaskan, pemerataan pembangunan tidak boleh didasarkan pada kepentingan politik ataupun hasil pemilihan kepala daerah. Seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pembangunan dan pelayanan pemerintah.

“Walaupun saya kalah dalam pilkada di sini, saya tetap harus adil sebagai pemimpin. Ini bukan persoalan kalah dan menang, tetapi bagaimana memenuhi hak masyarakat Teluk Pakedai untuk mendapatkan bagian pembangunan secara proporsional,” tegasnya.

Jalan Poros Ekonomi Jadi Prioritas

Sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memprioritaskan penyelesaian jalan poros ekonomi yang menghubungkan Sungai Nipah, Desa Madura, Teluk Pakedai II, Teluk Pakedai Hulu hingga Selat Remis. Pembangunan selanjutnya direncanakan berlanjut menuju Teluk Gelam dan ruas lainnya sesuai tahapan yang ditetapkan.

Menurut Sujiwo, penyelesaian jalan poros tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat di sejumlah desa, antara lain Tanjung Bunga, Kuala Karang, Seruat I, Selat Remis, Teluk Pakedai Hulu, Sungai Nibung, Teluk Pakedai II, Sungai Nipah, dan Desa Madura.

Akses jalan yang semakin baik diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses terhadap pendidikan dan pelayanan publik.

Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga menargetkan kelanjutan pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Pada 2026, alokasi pembangunan PJU di wilayah tersebut disebut mencapai sekitar tiga hingga empat kilometer, dengan pekerjaan diharapkan mulai berjalan pada akhir Oktober.

Sujiwo menilai, jalan yang memadai dan penerangan yang baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi menekan angka kecelakaan lalu lintas serta mengurangi peluang terjadinya tindak kriminalitas.

Ajak Desa Perkuat Gotong Royong

Kepada para kepala desa, Sujiwo berpesan agar tetap menjaga semangat pengabdian meskipun menghadapi keterbatasan anggaran desa. Ia meminta pemerintah desa terus mendukung kegiatan PKK dan menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat setidaknya sekali dalam sebulan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas perbedaan latar belakang maupun pilihan politik.

“Boleh berbeda latar belakang dan pilihan, tetapi ketika menyangkut kepentingan rakyat, kita harus bersatu. Rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.

Melalui momentum HKG PKK ke-54 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap kader PKK semakin optimal dalam mendukung pembangunan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, dan kader PKK juga diharapkan terus diperkuat agar pemerataan pembangunan di Kecamatan Teluk Pakedai dapat berjalan secara berkelanjutan dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Penulis:  Diskominfo KKR

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play