Jangan Sepelekan Hantam Lubang, Ini 3 Komponen Mobil yang Bisa Rusak
Suara Kalbar — Menghantam lubang di jalan raya kerap dianggap bukan masalah besar selama ban mobil tidak langsung bocor. Padahal, benturan keras akibat permukaan jalan yang tidak rata dapat menyebabkan kerusakan tersembunyi (hidden damage) pada sejumlah komponen penting kendaraan.
Kerusakan tersebut tidak selalu langsung terlihat setelah mobil melewati lubang. Dalam beberapa kasus, gangguan pada kaki-kaki atau posisi roda baru terasa ketika kendaraan kembali digunakan.
CEO Garasi.id, Ardy Alam, mengingatkan pemilik kendaraan agar tidak hanya memeriksa kondisi fisik ban setelah mengalami benturan keras. Menurut dia, pengemudi juga perlu memperhatikan perubahan perilaku kendaraan setelah menghantam lubang.
“Kendala kendaraan di jalan bisa terjadi kapan saja dan tidak selalu bisa diprediksi. Karena itu, yang penting bukan hanya mengetahui cara merawat kendaraan, tetapi juga mengetahui ke mana harus mencari bantuan ketika masalah terjadi,” ujar Ardy dalam keterangan resmi, Rabu (30/9/2026).
Ada sedikitnya tiga bagian kendaraan yang perlu diperhatikan setelah mobil menghantam lubang dengan cukup keras.
1. Ban dan Pelek
Benturan keras dapat menyebabkan kerusakan pada ban maupun pelek, meskipun tidak selalu langsung terlihat.
Pada ban, benturan dapat memicu benjolan atau kerusakan pada struktur internal yang tidak tampak dari luar. Sementara pada pelek, benturan keras berisiko membuatnya peyang atau bahkan retak.
Kondisi tersebut dapat mengganggu keseimbangan putaran roda dan memunculkan getaran ketika mobil melaju, terutama pada kecepatan tertentu.
2. Geometri Roda atau Spooring
Lubang jalan juga dapat memengaruhi geometri atau posisi roda. Benturan keras berpotensi mengubah sudut kelurusan roda sehingga kendaraan tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya.
Salah satu gejalanya adalah posisi setir terlihat miring ketika mobil sedang melaju lurus. Mobil juga dapat terasa menarik ke salah satu sisi ketika pengemudi melepas tekanan pada setir.
Jika kondisi tersebut dibiarkan, keausan ban dapat menjadi tidak merata. Pemeriksaan dan penyetelan spooring diperlukan untuk memastikan kembali posisi roda sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
3. Komponen Kaki-Kaki
Bagian kaki-kaki juga termasuk komponen yang menerima beban besar ketika mobil menghantam lubang.
Beberapa komponen yang berpotensi terdampak antara lain tie rod, ball joint, lower arm, hingga shockbreaker. Tingkat kerusakannya bergantung pada kekuatan benturan, kondisi jalan, kecepatan kendaraan, serta kondisi komponen sebelumnya.
Gejala yang dapat muncul antara lain bunyi gemeretak atau benturan dari bagian bawah mobil, setir terasa tidak normal, hingga karakter suspensi yang berubah dan terasa lebih limbung.
Jangan Paksa Mobil Jika Muncul Gejala
Pengemudi sebaiknya tidak mengabaikan perubahan yang muncul setelah mobil menghantam lubang. Getaran kuat, suara asing dari bagian bawah kendaraan, atau setir yang sulit dikendalikan dapat menjadi tanda adanya masalah pada roda, suspensi, maupun sistem kemudi.
Jika menemukan gejala tersebut, kendaraan sebaiknya diperiksa sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Memaksakan mobil tetap melaju ketika terdapat gangguan pada komponen vital dapat meningkatkan risiko keselamatan.
Untuk kondisi darurat di jalan, Garasi.id juga menyediakan sejumlah layanan bantuan kendaraan, termasuk Towing Express dan program berlangganan Asisten Darurat.
Berdasarkan informasi perusahaan, layanan tersebut dibanderol Rp500.000 per tahun dengan masa perlindungan 12 bulan dan dapat digunakan hingga tiga kali untuk layanan darurat.
Fasilitas yang ditawarkan antara lain evakuasi towing secara nasional, bantuan jumper aki, penggantian ban, pengantaran bahan bakar darurat, hingga bantuan ketika kunci kendaraan tertinggal di dalam kabin.
Pada akhirnya, kerusakan setelah menghantam lubang tidak selalu terlihat dari kondisi ban yang masih utuh. Karena itu, perubahan pada getaran, arah kendaraan, posisi setir, maupun suara dari bagian bawah mobil perlu menjadi perhatian pengemudi sebelum melanjutkan perjalanan.
Sumber: Beritasatu.com






