Kendaraan Overheat Saat Bepergian, Ini 8 Cara Mengatasinya

Ilustrasi - Sejumlah kendaraan.

Suara Kalbar– Musim libur lebaran menjadi waktu yang pas untuk digunakan mudik ataupun berwisata. Biasanya bepergian jarak jauh akan lebih nyaman bila menggunakan kendaraan roda empat ke atas.

Sejumlah persiapan pastinya menjadi hal penting yang harus dilakukan. Namun bagaimana jika di tengah perjalanan, kendaraan anda mengalami overheat atau temperatur mesin yang terlalu tinggi.

Kondisi overheat pada kendaraan tidak hanya karena kondisi mesin, cuaca juga memengaruhi perjalanan Anda. Jika cuaca sangat terik, paparan panas matahari bisa meningkatkan suhu mobil Anda dan bisa terkena overheat.

Dilansir dari Beritasatu.com, berikut ini 8 cara untuk mengatasi overheat pada mobil saat Lebaran 2024.

1. Menepi

Jika indikator mesin mobil kenaikan suhu yang tidak wajar, segeralah berhenti di tempat yang aman seperti di rest area. Segera matikan mesin mobil untuk menghindari overheat yang berlebih parah. Beri waktu sejenak untuk mendinginkan mesin mobil, lalu lakukan pemeriksaan.

2. Matikan AC

Setelah mendapatkan tempat yang aman untuk menepikan mobil, segera matikan seluruh mesin dalam mobil termasuk AC. Langkah sederhana yang bisa Anda lakukan ketika terjadi overheat pada mobil.

3. Buka kap mesin mobil

Setelah seluruh mesin mati, Anda bisa membuka kap mesin mobil supaya udara panas tidak terjebak. Langkah ini bisa membuat kondisi mesin stabil karena terkena angin.

4. Periksa radiator dan cadangan air

Jangan langsung membuka tutup radiator saat kondisi mesin mobil masih panas. Saat dirasa mesin mobil sudah mendingin, periksa radiator dan pastikan kipas radiator berfungsi dengan baik. Pastikan cadangan air radiator berada di ketinggian indikator yang seharusnya, apabila kurang Anda bisa menambahkan cairan pendingin sampai pada garis indikator.

5. Cari kebocoran sistem pendingin

Kebocoran sistem pendingin terjadi apabila terdapat kerusakan di radiator. Segera periksa blok silinder, kepala silinder, dan radiator untuk memastikan kondisi mesin.

6. Periksa termostat dan pompa air

Termostat dan pompa air merupakan komponen penting dalam sistem pendingin mobil. Termostat berfungsi untuk mengalirkan sirkulasi pendingin untuk mencegah overheat pada mesin mobil.

Sedangkan pompa air berfungsi untuk mengatur sirkulasi air pada radiator. Maka dari itu apabila terdapat kerusakan di bagian ini sistem pendingin tidak berfungsi dan perlu segera diperbaiki.

7. Diamkan mobil hingga suhu mesin turun

Langkah selanjutnya Anda bisa menunggu suhu mesin mobil stabil dan tidak panas lagi. Durasi yang diperlukan untuk menunggu suhu mesin stabil minimal 30 menit hingga 60 menit untuk mengembalikan suhu mesin normal.

8. Hubungi petugas bantuan

Jika keadaan mobil tidak kunjung membaik segera hubungi petugas untuk meminta bantuan. Memaksakan jalan dengan kondisi mobil yang sedang overheat bisa menyebabkan kerusakan pada komponen mesin dan elektronik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS