SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Desa Binaan Imigrasi Untuk Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Desa Binaan Imigrasi Untuk Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Paolus Hadi. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar)- Imigrasi Kelas II TPI Sanggau melaksanakan talk show sosialisasi desa binaan Imigrasi dengan tema Cerdas Berimigrasi, Aman Terlindungi Melalui Desa untuk Indonesia di Aula Hotel Sanggau, Kabupaten Sanggau, Selasa (11/08/2026).

Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Paolus Hadi. Selain itu, hadir juga Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalbar, Wahyu Hidayat, jajaran Forkopimda Sanggau atau yang mewakili, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Arung Safiro Untung, Kepala OPD, Para Camat, Kepala Desa dan undangan lainnya.

Anggota Komisi XIII DPR RI Paolus Hadi yang menjadi narasumber IMI Talk Show tersebut menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini dalam rangka mendorong supaya desa binaan Imigrasi itu bisa maksimal di daerah ini. “Tentu sebagai anggota DPR Ri Komisi XIII, saya punya tugas untuk bisa mendiskusikannya lebih lanjut di tingkat nasional, kalau lihat permasalahan, memang untuk sumber daya manusia dari Imigrasi ini terbatas jumlahnya,”ungkapnya.

Saat ini butuh banyak orang untuk bisa mensupport, termasuklah anggaran. “Karena bagaimanapun kalau mau maksimal, untuk ke desa, yang tentu dikoordinir oleh para camat, itu butuh anggaran sehingga bisa sampai ke tingkat masyarakat informasinya,”kata Paolus Hadi.

Mudah-mudahan program desa binaan ini semakin baik ke depan dan semakin didukung oleh pemerintah. Mengingat pentingnya desa binaan, karena yang berkaitan dengan informasi keimigrasian itu langsung disupport di tingkat desa.

“Saya minta Kantor Imigrasi sendiri berkolaborasi dengan pemerintah daerah tentunya. Pemerintah daerah ini ada Kesbangpol, kemudian di bawahnya ada Camat, ada Kades. Ada juga organisasi kepemudaan. Saya juga berpikir mungkin lebih baik kalau juga ada dengan masyarakat-masyarakat adat, ya kemudian juga lembaga-lembaga adat supaya lebih lebih mudah gitu mengawasinya,”ujarnya .

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalbar, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa sampai saat ini desa binaan Imigrasi di wilayah Kalbar, sudah terbentuk sebanyak 37 Desa Binaan dengan jumlah petugas imigrasi pembina desa (Pimpasa) sebanyak 39 Petugas.

“Tentunya kedepan akan mungkin akan mengalami penambahan. Dengan perkembangan situasi kondisi yang ada, karena sangat dibutuhkan sekali terbentuknya desa binaan dalam rangka kita melakukan edukasi, keimigrasian kepada seluruh masyarakat. Ini juga merupakan simbol dari pada kehadiran Imigrasi sampai ke desa-desa yang ada di wilayah Kalbar khususnya,”katanya.

Desa Binaan Imigrasi ini sendiri, tentu sangat membantu Imigrasi. Karena memperdayakan para perangkat desa, di mana para perangkat desa ini juga akan memberikan informasi-informasi. “Termasuk infirnasi dengan keberadaan dan kegiatan orang asing,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Arung Safiro Untung menyampaikan bahwa saat ini telah membentuk 5 desa binaan Imigrasi di wilayah Kanim Sanggau

“Yang pertama di Kabupaten Sanggau, Melawi, Sintang, dan Sekadau. Hanya dua yang telah kami bentuk di Sanggau ini, di Desa Semuntai dan di Desa Sungai Batu,”katanya.

Ia mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan hari ini untuk mempererat hubungan yang baik dengan perangkat desa di masing-masing desa yang telah dibentuk desa binaan Imigrasi.

“Dan dalam sosialisasi kali ini juga kami juga merilis inovasi tanya Pimpasa. Jadi, nanti para tugas perangkat desa dapat menanyakan permasalahan terkait Keimigrasian, informasi terkait keimigrasian melalui Tanya Pimpasa. Inovasi ini yang akan mempermudah perangkat desa untuk mengetahui permasalahan yang ada di desanya, atau memperoleh informasi terkait Keimigrasian, atau sebagai deteksi dini di awal untuk menanyakan segala tentang Keimigrasian,”ujarnya.

Kedepan lanjutnya, desa binaan Imigrasi akan dibentuk lagi lima desa binaan Imigrasi di wilayah kerja Kanim Sanggau. “Untuk tahun depan rencananya, karena tahun ini telah kami bentuk 5 desa binaan. Kemungkinan nanti di tahun depan kami ada rencana bentuk lima desa binaan lagi,”tutupnya.

Penulis Darmansyah

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play