41 Kafilah Mempawah Pulang Bawa Prestasi, Erlina: Jangan Berhenti Sampai di Sini
Mempawah (Suara Kalbar) – Rombongan Kafilah Kabupaten Mempawah kembali ke Bumi Galaherang setelah menuntaskan perjuangan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Kepulangan mereka disambut langsung Bupati Mempawah Erlina bersama Wakil Bupati Juli Suryadi, unsur Forkopimda, Ketua LPTQ Ismail, Sekda Abdul Malik serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Senin (10/8/2026).
Meski tahun ini Mempawah harus puas sebagai runner up setelah tujuh tahun berturut-turut menguasai gelar juara umum MTQ Kalbar, perjuangan para kafilah tetap menghasilkan catatan prestasi yang membanggakan.
Ketua Kafilah Mempawah, Yet Ellyana Mussa, menyampaikan dari 54 anggota yang diberangkatkan ke Sukadana, sebanyak 41 peserta berhasil meraih prestasi di berbagai cabang perlombaan.
Rinciannya, 12 peserta berhasil meraih juara pertama, 14 orang juara kedua, tiga orang juara ketiga, tujuh orang juara harapan pertama dan lima orang juara harapan kedua.
Menurut Yet, capaian tersebut merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan kerja keras peserta, pembina, pelatih, ofisial serta dukungan keluarga.
“Apa yang telah kita capai merupakan hasil kerja keras, doa dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia mengajak peserta yang berhasil meraih juara untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan.
Sementara bagi peserta yang belum memperoleh hasil maksimal, pengalaman di MTQ XXXIV diharapkan menjadi bekal untuk terus belajar dan berlatih.
Yet juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, LPTQ, para pembina dan pelatih, ofisial serta orang tua yang mendampingi kafilah sejak masa persiapan hingga pelaksanaan MTQ.
Bupati Mempawah Erlina turut memberikan penghargaan kepada seluruh anggota kafilah yang telah berjuang membawa nama daerah di ajang tingkat provinsi.
Menurutnya, keberangkatan kafilah Mempawah ke Sukadana memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar mengejar posisi juara.
“Perjalanan menuju Sukadana bukan sekadar perjalanan untuk mengikuti sebuah perlombaan. Lebih dari itu, saudara-saudara sekalian telah membawa nama baik Kabupaten Mempawah, membawa semangat masyarakat Mempawah, serta membawa misi untuk mengharumkan Al-Qur’an,” kata Erlina.
Ia menilai hasil yang diraih tahun ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Berakhirnya dominasi Mempawah sebagai juara umum selama tujuh tahun berturut-turut tidak boleh membuat pembinaan terhadap para peserta berhenti.
Sebaliknya, capaian MTQ XXXIV menjadi modal untuk melakukan pembenahan dan mempersiapkan generasi terbaik menghadapi MTQ XXXV tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung di Kota Pontianak pada 2027.
“Jangan berhenti sampai di sini,” tegas Erlina.
Pemkab Mempawah juga memastikan para peserta dan ofisial yang telah mengharumkan nama daerah akan mendapatkan bonus atau penghargaan.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan pemerintah atas kerja keras dan dedikasi seluruh kafilah selama mengikuti MTQ XXXIV.
Penulis: Prianta
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





