SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle 8 Tren Fashion Era 1960-an yang Kembali Populer di 2026, Mana Favoritmu?

8 Tren Fashion Era 1960-an yang Kembali Populer di 2026, Mana Favoritmu?

Perkembangan fashion 1960-an tidak dapat dipisahkan dari pengaruh budaya pop dan industri musik. Para ikon budaya pada masa itu turut membentuk tren dalam gaya berpakaian. (Invision/AP Photo/Vianney Le Caer)

Suara Kalbar – Dunia mode terus berputar, tetapi beberapa tren klasik selalu berhasil kembali mencuri perhatian. Salah satunya adalah gaya fashion era 1960-an yang hingga kini masih menjadi inspirasi para desainer maupun pecinta busana.

Dekade 1960-an dikenal sebagai periode yang membawa perubahan besar dalam industri fashion. Gaya berpakaian saat itu tidak hanya mencerminkan perkembangan mode, tetapi juga menjadi simbol perubahan sosial, budaya, dan gaya hidup masyarakat.

Ciri khas fashion tahun 1960-an terlihat dari penggunaan warna-warna cerah, motif yang berani, hingga siluet sederhana dengan sentuhan modern. Tak heran jika sejumlah tren ikonik dari era tersebut kembali hadir dalam berbagai koleksi fashion sepanjang 2026.

Berikut delapan tren fashion 1960-an yang masih eksis dan relevan hingga sekarang.

1. Mini Dress

Mini dress menjadi salah satu ikon fashion paling populer pada era 1960-an. Busana dengan panjang di atas lutut ini melambangkan keberanian perempuan dalam mengekspresikan gaya berpakaian yang lebih modern dan bebas.

Hingga kini, mini dress tetap menjadi pilihan favorit karena mudah dipadukan dengan berbagai aksesori dan cocok dikenakan untuk acara kasual maupun semi-formal.

2. Motif Geometris

Selain potongan pakaian yang khas, era 60-an juga identik dengan motif geometris berukuran besar.

Pola garis, lingkaran, kotak, hingga bentuk abstrak dipadukan dengan warna-warna kontras sehingga menghasilkan tampilan yang dinamis dan futuristis. Saat ini, motif tersebut kembali diminati karena mampu menghadirkan nuansa retro dengan sentuhan modern.

3. Go-Go Boots

Go-go boots merupakan salah satu aksesori fashion yang paling melekat dengan gaya tahun 1960-an.

Sepatu boots setinggi lutut yang umumnya berwarna putih atau memiliki warna-warna cerah ini sering dipadukan dengan mini dress sehingga menciptakan tampilan yang khas.

Kini, go-go boots hadir dalam berbagai desain yang lebih modern tanpa meninggalkan karakter ikoniknya.

4. Warna-Warna Cerah

Fashion era 1960-an juga dikenal berani memainkan palet warna mencolok, seperti kuning terang, oranye, merah, biru elektrik, hingga merah muda.

Pilihan warna tersebut mencerminkan semangat optimisme dan kreativitas generasi muda pada masa itu. Hingga sekarang, warna-warna berani masih menjadi tren karena mampu membuat penampilan terlihat lebih segar dan ekspresif.

5. A-Line Dress

A-line dress menjadi salah satu model pakaian yang tetap bertahan lintas generasi.

Potongannya yang melebar dari bagian atas ke bawah menciptakan siluet sederhana, nyaman dikenakan, dan cocok untuk berbagai bentuk tubuh.

Karena tampilannya yang elegan sekaligus praktis, A-line dress masih menjadi koleksi wajib dalam dunia fashion modern.

6. Mod Fashion

Gaya mod fashion berkembang pesat pada dekade 1960-an dan memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan mode dunia.

Karakter utamanya adalah desain yang bersih, minimalis, berpadu dengan warna kontras dan material yang inovatif.

Konsep tersebut hingga kini masih menjadi referensi banyak rumah mode dalam menghadirkan koleksi bergaya retro-modern.

7. Aksesori Oversized

Fashion tahun 1960-an juga identik dengan penggunaan aksesori berukuran besar.

Kacamata oversized, anting mencolok, hingga headband menjadi pelengkap yang mampu memperkuat karakter penampilan.

Tren ini kembali populer karena dapat memberikan kesan dramatis sekaligus menjadi pusat perhatian dalam sebuah gaya berpakaian.

8. Pengaruh Budaya Pop dan Musik

Perkembangan fashion era 1960-an tidak bisa dilepaskan dari besarnya pengaruh budaya pop dan industri musik.

Para musisi dan ikon budaya saat itu menjadi panutan dalam berbusana, sehingga gaya yang mereka kenakan dengan cepat diikuti masyarakat.

Fenomena tersebut masih terjadi hingga sekarang. Selebritas, musisi, dan kreator konten terus menjadi salah satu faktor yang mendorong lahirnya tren fashion baru di berbagai belahan dunia.

Fashion 1960-an Tak Pernah Kehilangan Pesonanya

Lebih dari setengah abad berlalu, pesona fashion era 1960-an tetap bertahan dan terus menginspirasi dunia mode.

Mulai dari mini dress, A-line dress, go-go boots, motif geometris, warna-warna cerah, hingga aksesori oversized, seluruh elemen tersebut berhasil beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas klasiknya.

Kembalinya tren bergaya retro menunjukkan bahwa desain yang ikonik tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga mampu terus hidup dan relevan di tengah perkembangan fashion modern.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play