Google DeepMind Kembangkan TacticAI, AI yang Bisa Prediksi Permainan Sepak Bola 8 Detik ke Depan
Suara Kalbar – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) terus menghadirkan inovasi di berbagai sektor, termasuk dunia olahraga. Google DeepMind kini memperkenalkan TacticAI, sistem AI yang dirancang untuk membantu pelatih dan analis sepak bola dalam memprediksi jalannya pertandingan serta menyusun strategi secara lebih efektif.
Dikutip dari Digital Trends, Jumat (12/6/2026), TacticAI memiliki kemampuan memperkirakan pergerakan pemain hingga delapan detik ke depan hanya berdasarkan rekaman video pertandingan. Teknologi tersebut berpotensi menjadi alat penting dalam meningkatkan kualitas analisis taktik di level profesional.
Selama ini, tim pelatih menghabiskan banyak waktu untuk menganalisis situasi bola mati, seperti tendangan sudut dan tendangan bebas, guna mencari celah sekecil apa pun yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang.
Google DeepMind meyakini proses analisis tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat melalui pemanfaatan kecerdasan buatan.
TacticAI dirancang sebagai asisten taktik berbasis AI yang mampu memodelkan pergerakan pemain di lapangan, memprediksi dinamika permainan berikutnya, hingga memberikan rekomendasi perubahan strategi dalam situasi tertentu, terutama saat tendangan sudut.
Berbeda dengan model AI yang bersifat umum, TacticAI dikembangkan secara khusus untuk memahami kompleksitas permainan sepak bola. Sistem ini menggunakan pendekatan geometric deep learning, sebuah metode pembelajaran mesin yang mampu menganalisis hubungan spasial dan interaksi antarpemain di atas lapangan.
Melalui teknologi tersebut, TacticAI mempelajari pola pergerakan pemain, posisi mereka, serta bagaimana setiap individu memengaruhi jalannya permainan.
Setelah menganalisis data pertandingan, sistem dapat memprediksi sejumlah kemungkinan yang akan terjadi berikutnya, termasuk menentukan pemain yang berpotensi menerima umpan dari tendangan sudut serta peluang terciptanya tembakan ke arah gawang.
Menariknya, pengembangan TacticAI tidak hanya dilakukan di lingkungan laboratorium. Google DeepMind menggandeng klub raksasa Liga Inggris, Liverpool FC, untuk menguji dan menyempurnakan kemampuan sistem tersebut.
Dalam penelitian yang dipublikasikan, sejumlah ahli sepak bola dari Liverpool diminta membandingkan rekomendasi taktik yang dihasilkan TacticAI dengan situasi pertandingan nyata yang pernah terjadi.
Hasilnya cukup mengejutkan. Sebanyak 90 persen rekomendasi taktik yang diberikan TacticAI dinilai lebih baik dibandingkan susunan pemain asli yang digunakan dalam pertandingan tersebut.
Selain menghasilkan rekomendasi strategi, TacticAI juga menunjukkan performa yang lebih unggul dibandingkan sejumlah model AI sebelumnya dalam memprediksi siapa pemain yang akan menerima bola dari situasi tendangan sudut.
Tak hanya itu, sistem ini mampu memperkirakan kemungkinan terciptanya peluang tembakan setelah bola mati terjadi.
Kemampuan lain yang dimiliki TacticAI adalah menghasilkan alternatif posisi pemain yang dinilai realistis dan sesuai dengan pola permainan sepak bola profesional.
Google DeepMind menyebut capaian tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan buatan tidak lagi terbatas pada analisis statistik semata.
Teknologi AI kini mulai mampu memahami interaksi kompleks antarpemain, mengenali pola taktik, hingga memberikan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan di lapangan.
Meski demikian, Google menegaskan bahwa TacticAI tidak dirancang untuk menggantikan peran pelatih maupun analis sepak bola. Sebaliknya, sistem ini dikembangkan sebagai alat pendukung yang dapat membantu manusia dalam memproses data dan menyusun strategi secara lebih efisien.
Kehadiran TacticAI menjadi salah satu contoh bagaimana kecerdasan buatan mulai memainkan peran yang semakin besar dalam industri olahraga modern.
Di masa depan, teknologi semacam ini diperkirakan tidak hanya digunakan oleh klub-klub elite Eropa, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai tim di seluruh dunia untuk meningkatkan kualitas analisis, pengembangan pemain, serta pengambilan keputusan berbasis data.
Dengan kemampuan memprediksi jalannya permainan dalam hitungan detik, TacticAI membuka babak baru dalam pemanfaatan AI di dunia sepak bola, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan berdampingan dengan intuisi dan pengalaman manusia di lapangan hijau.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






