Wagub Kalbar Krisantus Ajak Suku Dayak Terus Lestarikan Budaya dan Perkuat Persaudaraan
Pontianak (Suara Kalbar) – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan mengajak suku dayak terus melestarikan budaya dan perkuat persaudaraan.
Hal itu diungkapkan saat menghadiri jamuan makan malam bersama rombongan Delegasi Anak Borneo Semenanjung Malaysia di sebuah Hotel di Pontianak, Senin (18/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut kehadiran delegasi Malaysia yang turut menghadiri Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 Kalimantan Barat di Rumah Radakng Pontianak.
Wagub Krisantus menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan yang telah hadir di Kalimantan Barat sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Dayak.
“Pekan Gawai Dayak Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan setiap tahun kini telah menjadi agenda nasional bahkan internasional. Kehadiran saudara-saudara kita dari Malaysia menjadi bukti eratnya persaudaraan budaya Dayak lintas negara,” ujar Krisantus.
Ia menegaskan bahwa perbedaan bangsa, agama, maupun budaya tidak menjadi penghalang untuk terus mempererat persatuan dan persaudaraan antarsesama.
“Saya sangat menghormati tuan-tuan dan puan-puan yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan biaya untuk datang ke Indonesia hanya demi menghadiri Pekan Gawai Dayak. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa dalam menjaga dan melestarikan budaya Dayak,” ungkapnya.
Menurut Krisantus, eksistensi suatu suku bangsa akan tetap terjaga apabila masyarakatnya terus menghargai dan melestarikan budaya yang dimiliki.
“Dayak ada karena budayanya. Eksistensi Dayak bertahan karena budayanya. Karena itu, mari kita bersama-sama terus menjaga dan melestarikan warisan budaya Dayak,” pesannya.
Selain itu, Krisantus juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terbuka untuk mempererat kerja sama dengan Malaysia, khususnya di bidang pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan makan malam bersama, pertukaran cenderamata, penampilan musik tradisional, serta sesi foto bersama seluruh peserta.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





