Satsamapta Polres Bengkayang Tindak Aksi Ugal-ugalan dan Knalpot Brong di Kawasan Alun-alun SDR
Bengkayang (Suara Kalbar) – Satsamapta Polres Bengkayang Polda Kalbar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi sejumlah remaja yang diduga melakukan ugal-ugalan dan menggunakan knalpot brong di kawasan Alun-alun SDR Bengkayang, tepatnya di sekitar kompleks Kantor Bupati Bengkayang, Selasa (19/5/2026).
Laporan tersebut diterima Polres Bengkayang melalui pesan WhatsApp dari warga yang merasa terganggu dengan suara bising knalpot serta aksi berkendara yang dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Sat Samapta yang dipimpin AIPTU Asep Ramdani bersama enam anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penertiban.
Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan empat remaja beserta kendaraan yang digunakan. Selanjutnya para remaja tersebut dibawa ke Mapolres Bengkayang guna diberikan pembinaan dan penindakan berupa tilang oleh Satlantas Polres Bengkayang.
Selain itu, knalpot brong yang digunakan para remaja juga diminta untuk dilepas dan diamankan sebagai bentuk penegakan aturan lalu lintas serta menjaga kenyamanan masyarakat.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kasatsamapta Polres Bengkayang IPTU Dwiyanto Bhanu Susilo mengatakan, langkah cepat tersebut merupakan bentuk respons kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
“Setiap laporan masyarakat tentu akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para remaja agar tidak menggunakan knalpot brong maupun melakukan aksi balap liar dan ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Ke depan, Sat Samapta Polres Bengkayang akan terus meningkatkan patroli rutin dan kegiatan preventif di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas.
Penulis: Kurnadi





