SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Sempat Ragu Karena Konflik LCC, SMAN 1 Sambas Mantap Maju Nasional

Sempat Ragu Karena Konflik LCC, SMAN 1 Sambas Mantap Maju Nasional

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafarudin. SUARAKALBAR.CO.ID/Meriy

Pontianak (Suara Kalbar) – SMAN 1 Sambas memantapkan diri maju sebagai perwakilan Kalimantan Barat di ajang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI ke tingkat nasional setelah sempat ragu beberapa waktu lalu akibat konfilk yang terjadi antara SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafarudin ketika bertemu dengan Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto dan Sekjen MPR RI, Siti Fauziah di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (19/05/2026).

“Kita itu ada perasaan senang dan sedih, setelah kita membawa pulang piala, banyak komentar-komentar dari internet yang meminta kita mengembalikan piala, akun pribadi murid, akun guru-guru banyak dapat hujatan, itu yang membuat ragu untuk maju,” ujarnya.

Ia mengatakan komentar buruk netizen sempat membuat peserta LCC 4 Pilar MPR RI asal SMAN 1 Sambas mengalami gangguan psikis sehingga memilih untuk tidak membaca komentar tersebut.

“Ya saya sudah mengatakan bahwa kawan-kawan semua baik siswa maupun guru kita diam, kita kemarin vakum selama 4 hari,” katanya.

Akan tetapi setelah menjalin komunikasi dengan MPR RI hingga Kadisdikbud Kalbar, Syafarudin sempat mempertanyakan kembali kepada siswa terkait kesediaan dan kesiapan mereka untuk berangkat ke Jakarta.

“Sebelum berangkat ke Pontianak ini, saya tanyakan lagi kepada anak-anak apakah yakin untuk maju, anak-anak yakin,” tambahnya.

Syafarudin juga mengatakan bahwa ini merupakan bentuk menjaga nama baik Kalbar di ajang Nasional mengingat SMAN 1 Pontianak juga menolak untuk melaksanakan ulang LCC 4 Pilar MPR RI.

“Iya jelas kita memikirkan Kalbar, kalau kita tidak maju, sementara SMAN 1 Pontianak juga sudah menolak maju dan mendukung kita untuk maju ke Jakarta, kalau seandainya kita menolak, bagaimana dengan Kalbar? itu yang kita pikirkan,” ujarnya.

Ia mengatakan saat ini kondisi peserta asal SMAN 1 Sambas sudah jauh lebih baik dan semangat untuk mempersiapkan diri ke nasional.

“Alhamdullilah anak-anak kita masih tegar, saya mereka sudah mulai dewasa dan mereka sudah mulai semangat, untuk kondisi psikis mudah-mudahan sudah lebih baik, orangtua mereka juga tetap mensupport,” pungkasnya.

Penulis: Meriyanti

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play