Wabup Sanggau Buka TMMD Regtas ke-128 Desa Semayang, Tekankan Pembangunan dan Ketahanan Perbatasan
Sanggau (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Perbatasan ke-128 Tahun Anggaran 2026 Desa Semayang, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Rabu (22/04/2026).
Apel pembukaan dilaksanakan di halaman SDN 2 Tanjung Pinang, Kembayan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasiter Korem 121/Alambanawai Kolonel Inf Neggy Kuntagina mewakili Danrem, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurachman Gindha D, Kapolsek Kembayan, perwakilan Kejari Sanggau, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Susana menyebut TMMD merupakan program unggulan pemerintah yang diselenggarakan berkelanjutan oleh TNI. Program ini memiliki makna mendalam sebagai wujud hubungan timbal balik antara TNI dengan rakyat.
“Program ini tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga untuk memperkuat kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa serta menumbuhkan kepedulian antara TNI, masyarakat, dan pemerintah daerah,” kata Susana.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit yang bertugas di Kabupaten Sanggau. Susana menekankan lima hal dalam pelaksanaan TMMD. Pertama, melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Prajurit diminta mengutamakan kualitas, tepat waktu, dan keamanan agar infrastruktur yang dibangun sesuai standar teknis dan kebutuhan masyarakat.
Kedua, menjalin hubungan harmonis dan saling mendukung dengan masyarakat melalui komunikasi dan kolaborasi. Ketiga, menyinkronkan program TMMD dengan program pembangunan daerah Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan di masa kepemimpinan Bupati Yohanes Ontot dan Wakil Bupati Susana Herpena. Kegiatan TMMD juga diminta selaras dengan program strategis nasional Astacita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita harus memastikan setiap pekerjaan memberi dampak signifikan terhadap kemajuan wilayah, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta ketahanan pangan untuk Kabupaten Sanggau dan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Keempat, memperhatikan aspek berkelanjutan dan lingkungan hidup. Susana meminta semua pihak mematuhi peraturan, menggunakan bahan ramah lingkungan, serta bersama-sama merawat aset yang telah dibangun. Kelima, memanfaatkan TMMD untuk memperkuat ketahanan wilayah dan ketahanan nasional.
“Melalui kebersamaan yang terjalin, kita dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan dan ancaman, baik fisik maupun non-fisik,” tegasnya.
Susana mengingatkan Kabupaten Sanggau merupakan wilayah perbatasan langsung dengan Malaysia. Kecamatan Kembayan, Beduai, Sekayam, Entikong, hingga Noyan menjadi beranda negara. PLBN Entikong disebut sebagai ikon Kabupaten Sanggau dan bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan bersama.
Ia mengapresiasi dukungan seluruh instansi pemerintah, organisasi masyarakat, warga, dan instansi vertikal dalam pelaksanaan TMMD Regtas ke-128 Tahun 2026. Susana berharap semua pihak bekerja sama secara sinergis dan profesional agar tujuan Sanggau maju, berkelanjutan, dan berkeadilan tercapai.
Penulis Darmansyah





