UMKM Kubu Raya Tembus Pasar Global, 38 Ton Pinang Diekspor ke Bangladesh
Kubu Raya (Suara Kalbar) — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) resmi melepas ekspor komoditas pinang hasil UMKM binaan ke pasar internasional di Desa Kuala Dua Rabu (22/3/2026) pagi.
Kepala Dinas DKUKMPP Kubu Raya Norasari Arani mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata UMKM lokal dalam menembus pasar global. Ia menegaskan bahwa komoditas pinang menjadi salah satu produk unggulan daerah dengan potensi ekspor yang besar.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bukti bahwa UMKM Kubu Raya mampu memenuhi standar kualitas internasional dan bersaing di pasar global,” Kata Norasari.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari proses pembinaan kualitas produk, pengemasan, hingga pemenuhan standar ekspor. Para pelaku usaha diingatkan untuk menjaga kualitas, kontinuitas produksi, serta terus berinovasi agar mampu mempertahankan daya saing di pasar internasional.
“ 38 ton pinang diekspor ke Bangladesh melalui kerja sama dengan dua perusahaan, yakni PT. Jambe Makmur Sentosa dan PT. Agro Future Indonesia Blantica Academy. Ekspor ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai jual komoditas lokal,” imbuhnya.
Nora menambahkanPemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong UMKM agar mampu “go export” melalui berbagai program, seperti pelatihan manajemen ekspor, pendampingan usaha, serta fasilitasi akses permodalan dan pemasaran.
“Ekspor pinang ini juga menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Selain meningkatkan devisa negara, langkah ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah serta memberikan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan pasar domestik, mengingat tingginya permintaan industri di Bangladesh,”tutupnya.
Penulis: Yati





