SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Ternyata Ini Fungsi Lubang Kecil pada Tutup Gelas Kopi, Bukan Sekadar Desain

Ternyata Ini Fungsi Lubang Kecil pada Tutup Gelas Kopi, Bukan Sekadar Desain

Lubang kecil pada tutup kopi berfungsi menjaga tekanan, mencegah tumpah, dan mengurangi risiko luka bakar. (the story/the story)

Suara Kalbar – Lubang kecil pada tutup cangkir kopi sekali pakai ternyata memiliki fungsi penting sebagai katup udara untuk menjaga tekanan tetap seimbang. Desain ini memastikan aliran minuman stabil sekaligus mencegah kopi panas tumpah saat diminum.

Stanislav Krykun, CEO perusahaan pengemasan Polandia DST-Pack, menjelaskan bahwa prinsip ini berkaitan langsung dengan hukum fisika. Saat seseorang menyesap minuman, cairan keluar dari cangkir sehingga tekanan di dalamnya menurun.

Lubang kecil tersebut memungkinkan udara masuk dengan cepat untuk menggantikan ruang yang kosong. Dengan begitu, aliran minuman tetap lancar dan tidak tersendat.

“Tanpa lubang ventilasi, tekanan di dalam cangkir akan berkurang dan menciptakan efek hisap yang menahan cairan. Ketika cangkir dimiringkan, udara masuk secara tiba-tiba melalui lubang minum, menyebabkan perubahan tekanan mendadak yang bisa membuat minuman tumpah,” ujar Krykun.

Selain menjaga aliran, posisi lubang kecil ini juga dirancang berlawanan dengan corong minum. Tujuannya agar aliran udara dan cairan tidak saling mengganggu saat diminum.

Lubang tersebut juga berfungsi sebagai jalur keluarnya uap panas. Hal ini membantu menurunkan suhu tegukan pertama sehingga mengurangi risiko luka bakar pada pengguna.

Secara historis, desain tutup cangkir kopi terus mengalami perkembangan. Pada awal abad ke-20, tutup cangkir dibuat kedap udara, tetapi justru rentan bocor.

Memasuki tahun 1970-an, seiring meningkatnya tren minuman dibawa pulang, banyak pelanggan melubangi tutup secara manual agar lebih praktis diminum saat berjalan atau berkendara.

Perubahan besar terjadi pada pertengahan 1980-an dengan hadirnya tutup Solo Traveler. Desain ini dilengkapi pinggiran terangkat dan lubang ventilasi kecil, yang kemudian menjadi standar industri.

Selain ventilasi, tutup cangkir modern kini memiliki alur dangkal di sekeliling tepinya. Fitur ini berfungsi sebagai sistem drainase mini yang mengarahkan cairan kembali ke dalam cangkir jika terjadi tumpahan.

Hingga saat ini, produsen tetap mempertahankan desain inti tersebut, baik pada tutup plastik maupun bahan yang dapat terurai secara hayati, demi memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play