SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Ritual Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai Jadi Penutup Ritual Hari Jadi ke-410 Kota Sanggau

Ritual Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai Jadi Penutup Ritual Hari Jadi ke-410 Kota Sanggau

Ritual Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai Jadi Penutup Ritual Hari Jadi ke-410 Kota Sanggau. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Momentum Hari Jadi Kota Sanggau ke-410 Tahun 2026 dilanjutkan dengan pelaksanaan Ritual Adat Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai yang digelar di rumah betang Dori’ Mpulor Sanggau pada Senin (13/04/2026). Kegiatan tersebut sebagai wujud penghormatan terhadap leluhur dan pelestarian adat Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Sanggau Yakobus, Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh, Camat Kapuas Darmikus Heri, Kapolsek Kapuas Iptu Marianus, Sekjen DAD Kabupaten Sanggau Urbanus, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau, Temenggung Kodan beserta perangkat adat, serta jajaran perangkat Desa Sungai Mawang. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi pemerintah, tokoh adat, dan aparat keamanan dalam menjaga tradisi budaya lokal.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Sanggau Yakobus, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Sanggau yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan adat ini dapat terlaksana dengan baik.

Yakobus menegaskan bahwa ritual Pedagi Macant Nyawi dan Nek Lanai bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan asal-usul Kota Sanggau. Ia menilai bahwa kegiatan ini memiliki nilai sakral yang penting dalam menjaga identitas serta jati diri masyarakat Dayak.

Menurutnya, ritual adat ini merupakan upaya menjaga kesinambungan nilai budaya serta menjadi pengingat agar generasi muda tidak melupakan akar sejarah daerahnya. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kota Sanggau dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan kearifan lokal.

“Pelaksanaan ritual adat dalam rangka Hari Jadi Kota Sanggau ke-410 ini diharapkan mampu memperkuat persatuan, memperkokoh nilai budaya, serta menjadi simbol harmoni antara tradisi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Sanggau yang lebih maju dan bermartabat,”pungkasnya.

Penulis Darmansyah/r

Komentar
Bagikan:

Iklan