SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Bupati Sanggau: Sejarah Jadi Patokan Membangun Daerah

Bupati Sanggau: Sejarah Jadi Patokan Membangun Daerah

Bupati Sanggau Yohanes Ontot diampingi Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena meresmikan Masjid Penembahan haji Muhammad Said Pakunegara. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-410 Kota Sanggau tahun 2026 dilanjutkan dengan ziarah atau napak tilas ke sejumlah makam tokoh yang berjasa bagi berdirinya Kota Sanggau.

Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengatakan ziarah dilakukan di beberapa tempat, di antaranya Giri Hilir dan Hulu, makam M.Th. Djaman, dan makam Panembahan Pakunegara H. Muhammad Said.

“Terakhir di makam Panembahan Pakunegara H. Muhammad Said dan sekaligus kita meresmikan Masjid Haji Muhammad Said Pakunegara di Ampera, Kelurahan Beringin,” kata Yohanes Ontot usai kegiatan, Jumat (10/04/2026).

Bupati menyebut perubahan surau menjadi masjid merupakan sebuah prestasi. Ia berharap umat di sekitar dapat memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan keislaman.

“Maju mundurnya sebuah masjid tentu ditentukan oleh umat,” pesannya.

Yohanes Ontot menegaskan sejarah menjadi patokan untuk melakukan terobosan dan inovasi membangun daerah.

“Kalau kita tidak tahu dari mana dia memulai dan siapa yang memulainya, dan hari ini siapa yang bertanggung jawab, tentu ini harus menjadi akumulasi kekuatan yang harus kita himpun,” katanya.

Ontot mengajak semua elemen melebur tanpa membenturkan perbedaan suku dan agama.

“Kita membangun Sanggau ini tidak parsial-parsial dari suku, dari agama yang berbeda lalu kita benturkan. Tapi bagaimana melebur dari semua suku agama yang ada di Sanggau dengan berbagai cerita dari masing-masing orang tua,” jelasnya.

Menurutnya, dengan memahami sejarah, masyarakat bisa meneladani perjuangan para tokoh terdahulu yang membangun daerah dengan kondisi terbatas pada zamannya.

Penulis Darmansyah

Komentar
Bagikan:

Iklan