Jersei Final Piala Dunia 1958 Milik Pele Akan Dilelang Jelang Piala Dunia 2026
Suara Kalbar – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, dunia sepak bola kembali diingatkan pada salah satu momen paling bersejarah dalam olahraga tersebut. Rumah lelang Sotheby’s mengumumkan akan melelang jersei nomor 10 milik Pele yang dikenakannya saat final Piala Dunia 1958 bersama Brasil.
Lelang daring itu dijadwalkan berlangsung mulai 29 Juni hingga 16 Juli 2026. Jersei tersebut menjadi salah satu memorabilia sepak bola paling bernilai karena berkaitan langsung dengan awal perjalanan karier internasional salah satu pemain terbesar sepanjang masa.
Jersei berwarna kuning khas Brasil itu dikenakan Pele saat tampil pada partai final Piala Dunia 1958 melawan tuan rumah Swedia di Stadion Rasunda, Stockholm. Dalam pertandingan tersebut, Brasil meraih kemenangan meyakinkan 5-2 dan untuk pertama kalinya mengangkat trofi Piala Dunia.
Menurut Kepala Modern Collectables Sotheby’s, Brahm Wachter, jersei tersebut memiliki makna yang jauh melampaui nilai materialnya.
Ia menyebut benda tersebut menjadi saksi lahirnya era kejayaan seorang pesepak bola yang kemudian mengukir sejarah luar biasa dalam dunia sepak bola internasional.
Saat tampil pada final tersebut, Pelé baru berusia 17 tahun. Meski masih sangat muda, ia tampil gemilang dengan mencetak dua gol yang membantu Brasil menaklukkan Swedia di hadapan pendukung tuan rumah.
Hingga kini, Pele masih memegang rekor sebagai pemain termuda yang pernah mencetak gol dalam laga final Piala Dunia. Catatan itu menjadi salah satu pencapaian bersejarah yang belum mampu disamai banyak pemain setelahnya.
Gol pertama yang dicetak Pele dalam pertandingan tersebut masih dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Kala itu, ia mengontrol bola dengan dada, mengangkatnya melewati hadangan pemain bertahan Swedia, lalu melepaskan tembakan yang berujung gol.
Sementara gol keduanya lahir melalui sundulan menjelang akhir pertandingan yang semakin memastikan kemenangan Brasil dan mengukuhkan statusnya sebagai bintang baru sepak bola dunia.
Usai pertandingan bersejarah itu, Pele memberikan jersei yang dikenakannya kepada rekan setim sekaligus teman sekamarnya, Dida. Selama beberapa dekade, jersei tersebut tetap tersimpan dalam keluarga Dida sebelum akhirnya dipamerkan di sebuah museum di Brasil.
Pada 2004, memorabilia bersejarah itu dibeli oleh seorang kolektor pribadi yang identitasnya tidak pernah dipublikasikan. Hingga kini, kolektor tersebut masih menjadi pemilik resmi jersei yang akan dilelang Sotheby’s.
Karier Pele terus berkembang setelah keberhasilan di Swedia. Ia kemudian membawa Brasil kembali meraih gelar juara dunia pada 1962 dan 1970, menjadikannya satu-satunya pemain dalam sejarah yang berhasil memenangkan tiga gelar Piala Dunia.
Kesuksesan ketiga itu diraih di Stadion Azteca, Meksiko, yang juga memiliki keterkaitan dengan Piala Dunia 2026. Stadion legendaris tersebut kembali masuk dalam daftar venue turnamen dan dijadwalkan menjadi lokasi pertandingan pembuka.
Selain proses lelang daring, Sotheby’s juga akan membuka pameran publik untuk jersei bersejarah tersebut mulai 1 Juli 2026 di Gedung Breuer milik Sotheby’s di New York. Pameran itu memberikan kesempatan kepada para penggemar sepak bola untuk melihat langsung salah satu artefak paling ikonik dalam sejarah olahraga dunia.
Pele sendiri meninggal dunia pada Desember 2022 dalam usia 82 tahun setelah berjuang melawan kanker usus besar. Meski telah tiada, warisan dan pengaruhnya terhadap sepak bola global tetap hidup hingga kini.
Jersei yang akan dilelang tersebut bukan sekadar pakaian pertandingan. Bagi banyak pecinta sepak bola, benda itu merupakan simbol lahirnya sebuah legenda yang mengubah sejarah olahraga paling populer di dunia.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





