SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas Refleksi 2025, Satono Tegaskan Sambas Dibangun dengan Kebersamaan

Refleksi 2025, Satono Tegaskan Sambas Dibangun dengan Kebersamaan

Bupati Sambas, Satono membuka ruang kritik dan partisipasi publik demi perbaikan arah pembangunan Kabupaten Sambas ke depan (Suarakalbar.co.id/Serawati)

Sambas (Suara Kalbar) – Bupati Sambas, Satono membuka ruang partisipasi publik dengan menegaskan bahwa capaian pembangunan Kabupaten Sambas tahun 2025 adalah buah kontribusi seluruh masyarakat, bukan semata kepemimpinan kepala daerah, Sabtu (3/1/2026).

Bupati Satono mengungkapkan keberhasilan pelaksanaan pembangunan tidak terlepas dari kuatnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat. Ia menilai kebersamaan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi dan misi Sambas Berkah Berkemajuan.

“Seluruh perangkat daerah bersama Satono–Hero menghaturkan terima kasih atas sinergi, kolaborasi, dan kebersamaan yang terbangun dalam program pembangunan Kabupaten Sambas,” ujar Satono.

Ia menegaskan, tanpa keterlibatan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan optimal.

“Tanpa peran seluruh elemen masyarakat, program ini tidak memiliki makna apa pun,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Satono menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak pantas diklaim sebagai capaian pribadi kepala daerah.

“Ini bukan keberhasilan Satono–Hero, tetapi keberhasilan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sambas,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa refleksi pembangunan tahun 2025 sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan program yang telah dijalankan. Ia berharap refleksi tersebut dapat menjadi pijakan dalam memperbaiki arah pembangunan ke depan.

“Refleksi pembangunan 2025 harus menjadi cermin besar bagi kita semua agar dapat melangkah lebih baik dalam menata Sambas ke depan, terutama menghadapi tantangan tahun 2026 dan tahun-tahun selanjutnya,” ungkapnya.

Ia juga membuka ruang partisipasi publik dengan mengajak masyarakat menyampaikan kritik, saran, dan koreksi terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan berkelanjutan.

“Saya membuka ruang kritik, saran, dan koreksi. Seluruh komponen masyarakat saya ajak mengambil bagian agar roda pemerintahan Sambas berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Penulis: Serawati

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan