SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Dari Tatung Hingga menjadi Penjahit, Kisah A Chiung Merawat Tradisi Lewat Busana

Dari Tatung Hingga menjadi Penjahit, Kisah A Chiung Merawat Tradisi Lewat Busana

A Chiung saat merapikan salah satu baju pesanan pelanggan yang meningkat jelang imlek Sabtu (31/01/2026) sore SUARAKALBAR.CO.ID/Yati

Kubu Raya (Suara Kalbar) — Di usia senja, A Chiung memilih menutup satu bab penting dalam hidupnya dan membuka lembaran baru yang tak kalah bermakna. Kakek dengan 20 cucu yang tinggal di rumah sederhana di Desa Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, itu pernah dikenal sebagai seorang tatung. Kini, ia menapaki jalan berbeda sebagai penjahit busana tatung.

Sejak 1995, ia mulai menekuni dunia jahit-menjahit secara otodidak. Fokusnya satu busana tatung yang digunakan dalam berbagai ritual dan perayaan budaya, termasuk Cap Go Meh. Pengalamannya sebagai mantan tatung menjadi modal penting. Ia memahami betul makna simbol, detail ornamen, hingga kebutuhan khusus busana dalam setiap ritual.

“Mimpi tersebut menjadi titik balik dalam hidup saya merasa mendapat isyarat untuk tidak hanya menjalani peran sebagai tatung, melainkan tetap berkarya dengan tradisi dan budaya Tionghoa di Singkawang,” kata A Chiung Sabtu (31/01/2026) siang.

A Chiung mulai menekuni keterampilan menjahit, khususnya pakaian tatung yang digunakan dalam berbagai ritual dan perayaan budaya, termasuk Cap Go Meh. Berbekal pengalaman sebagai mantan tatung, ia memahami betul detail, simbol, serta kebutuhan busana yang digunakan dalam ritual tersebut.

“ Produksi baju tatung saya cukup diminati. Pesanan datang tidak hanya dari Kubu Raya dan Pontianak, tetapi juga dari daerah lain di Kalimantan Barat bahkan berbagai wilayah di Indonesia,” jelasnya.

Ditahun 2026 pembuatan baju pesananan para pelanggan sudah mencapai 50 pasang
Harga pembuatan baju tersebut bervariasi, menyesuaikan tingkat kesulitan dan material yang digunakan, mulai dari Rp 900 ribu hingga Rp 9 juta per potong.

Penulis: Tim Liputan

Komentar
Bagikan:

Iklan