Jeruk Manis dari Kota Lama, Rezeki Petani Sambas di Musim Panen
Sambas (Suara Kalbar) – Musim panen jeruk kembali membawa kesibukan di Dusun Kota Lama, Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas. Sejak awal November 2025, kebun-kebun jeruk milik warga mulai ramai dipetik, menandai masa yang selalu dinantikan para petani setempat, Sabtu (8/11/2025).
Salah satu petani yang tengah disibukkan dengan panen kali ini adalah Suwandi, atau yang akrab disapa Wandi. Setiap pagi, ia tampak berangkat menuju kebunnya yang ditanami sekitar 200 pohon jeruk.
Dengan sepeda motor yang dilengkapi dua keranjang di bagian belakang, Wandi mengangkut hasil panen ke rumahnya untuk disortir sebelum dijual.
Dalam satu kali musim panen, Wandi mampu memetik hingga 500 kilogram jeruk dari kebunnya. Panen dilakukan setiap tiga bulan sekali, bergantung pada kondisi cuaca serta perawatan tanaman.
“Kalau musimnya bagus, hasilnya bisa sampai setengah ton,” ujarnya.
Wandi tak bekerja sendirian. Ia kerap dibantu oleh sepupunya serta anak sulungnya, Hafiz dalam melakukan panen jeruk.
Musim panen jeruk di Dusun Kota Lama bukan hanya menjadi sumber penghidupan bagi petani, tetapi juga menggambarkan semangat masyarakat pedesaan yang tetap setia mengelola lahan dan menjaga tradisi pertanian khas Sambas.
“Suasana panen selalu jadi momen yang kami tunggu. Dari hasil jeruk inilah kebutuhan keluarga kami dipenuhi,” tuturnya.
Penulis: Serawati






