SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas Polres Sambas Ungkap Kasus Penelantaran Bayi di Sajingan Besar, Dua Pelaku Diamankan

Polres Sambas Ungkap Kasus Penelantaran Bayi di Sajingan Besar, Dua Pelaku Diamankan

Polres Sambas berhasil amankan dua orang pelaku penelantaran anak di Kecamatan Sajingan Besar (Suarakalbar.co.id/ist)

Sambas (Suara Kalbar) – Polres Sambas berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penelantaran anak yang terjadi di Kecamatan Sajingan Besar. Kasus ini bermula ketika seorang warga menemukan seorang bayi perempuan di dalam rumah yang masih dalam tahap pembangunan pada Jumat (19/9/2025) sore.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menegaskan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait penemuan bayi yang diduga sengaja ditelantarkan.

“Menindaklanjuti laporan yang masuk, Unit Lidik Satreskrim Polres Sambas langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Dari hasil kerja keras tim di lapangan, akhirnya kasus ini berhasil kami ungkap,” ungkap AKP Sadoko, Jumat (26/9/2025).

Hasil penyelidikan membawa polisi pada identitas dua terduga pelaku berinisial JK (27) dan YP (23), keduanya berasal dari Kecamatan Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang. Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap keduanya di sebuah pondok di Kecamatan Jagoi Babang pada Jumat dini hari.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian bayi, kain lampin, serta sarung tangan bayi yang diduga digunakan saat bayi tersebut ditelantarkan. Barang bukti itu kini disita sebagai kelengkapan proses penyidikan.

“Kedua pelaku sudah kami amankan. Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Sambas. Kami akan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Sadoko.

Ia menambahkan, Polres Sambas berkomitmen menindak tegas setiap bentuk kekerasan maupun penelantaran terhadap anak.

“Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” tutupnya.

Penulis: Serawati

Komentar
Bagikan:

Iklan