SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Cuaca Tak Menentu, Petani Melon Kubu Raya Panen Lebih Cepat

Cuaca Tak Menentu, Petani Melon Kubu Raya Panen Lebih Cepat

Ahmad Rosid satu diantara petani melon yang sedang mengecek lahan tanam melon pasca panen melon lebih awal akibat peralihan cuaca.[Suarakalbar.co.id/Yati]

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Peralihan cuaca yang tak menentu belakangan ini memaksa sejumlah petani melon di Kabupaten Kubu Raya untuk memanen lebih awal dari jadwal yang direncanakan.

Satu diantara Petani Melon di Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Ahmad Rosid mengatakan buah melon yang seharusnya dipanen pada 65 hari namun akibat cuaca yang berubah petani terpaksa memanen pada 60 hari usia tanaman.

“Kemarin kan kemarau lalu tiba – tiba hujan yang bukan alami sehingga membuat kualitas melon menurun dan mengharuskan kita panen lebih awal,” kata Ahmad Rosid Kamis (21/08/2025)

Ahmad Rosid menuturkan selain peralihan cuaca hama juga menyerang daun melon sehingga tidak sampai pada usia siap panen, menghindari buah semakin rusak akibat hama dirinya mengambil langkah panen awal.

“Akibat penyakit ini panen kami hanya sekitar 800 kilo, kalau tidak ada kendala bisa dipastikan 1 ton lebih,” tuturnya.

Perubahan cuaca dan hama sangat berdampak pada buah melon dan semangka sehingga dua buah tersebut harus mendapat perawatan khusus guna menjaga kualitas buah tetap baik dan memiliki harga jual tinggi.

“Kalau kemarin ini hanya hanya laku dijual sekitar Rp 8.000 perkilo dibanding melon dengan usia cukup panen yakni bisa mencapai Rp 9.000 hingga Rp 10.000 perkilonya,” imbuhnya

Melon dengan ukuran kecil yang tidak laku dijual dipasaran ia bagikan ke tetangga sekitar yang mau menerima buah melon tersebut.

Penulis: Yati

Komentar
Bagikan:

Iklan