SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Sinergi Karantina Kalbar, Satgas Pamtas dan BC Entikong Gagalkan Penyelundupan Komoditas Ilegal

Sinergi Karantina Kalbar, Satgas Pamtas dan BC Entikong Gagalkan Penyelundupan Komoditas Ilegal

– Sinergi yang apik antara Karantina Kalbar, Satgas Pamtas Yonkav 12/BC, dan Bea Cukai (BC) Entikong berhasil menggagalkan penyelundupan komoditas ilegal pada Senin (24/3/2025). SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Entikong (Suara Kalbar) – Sinergi yang apik antara Karantina Kalbar, Satgas Pamtas Yonkav 12/BC, dan Bea Cukai (BC) Entikong berhasil menggagalkan penyelundupan komoditas ilegal pada Senin (24/3/2025).

Komoditas ilegal yang berhasil diamankan meliputi sosis, ikan beku, daging kerbau beku, jeroan sapi, dan bawang putih yang didapati dari patroli di jalur tidak resmi di sisi kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. Upaya ini merupakan langkah strategis dalam mencegah masuknya produk ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat dan merugikan perekonomian lokal.

Kepala Karantina Kalbar, Amdali Adhitama, mengapresiasi sinergi yang baik antara pihak Karantina, Satgas Pamtas, dan BC Entikong dalam menjaga keamanan pangan dan mencegah penyebaran hama serta penyakit pada hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya di Kalimantan Barat.

“Kerja sama ini sangat penting dalam menjaga keamanan pangan dan mencegah masuknya hama dan penyakit pada hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya ke wilayah Kalimantan Barat,” ujar Amdali Adhitama.

Penanggung Jawab (PJ) Satpel PLBN Entikong, Triandana Sudarto, menambahkan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap komoditas ilegal yang masuk melalui jalur tidak resmi.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah masuknya komoditas ilegal yang sangat merugikan,” tegas Triandana.

Masuknya komoditas ilegal ke Kalimantan Barat selain tidak terjamin kualitas dan keamanannya, juga dapat merugikan peternak dan pedagang lokal. Peredaran daging ilegal berpotensi merusak harga pasar, sehingga pencegahannya harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini merupakan tugas bersama lintas instansi di perbatasan demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan pangan di wilayah Kalimantan Barat.

Penulis: Layi/r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan