Kabagops Polres Mempawah Kunjungi Warga Korban Banjir di Titik Evakuasi Desa Sejegi
Mempawah (Suara Kalbar) – Bencana banjir yang melanda Desa Sejegi dan Kelurahan Pedalaman Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat membuat ratusan warga jiwa mengungsi.
Menyikapi kondisi itu, Kapolres Mempawah yang diwakili Kabagops AKP Erwin M Simanjuntak bersama Kasat Samapta AKP Tohari dan Kapolsek Mempawah Timur Iptu Imran nekat mengarungi banjir untuk mengunjungi warga di titik evakuasi.
Adapun titik evakuasi/pengungsian warga yang dikunjungi adalah SDN 04 Mempawah Timur di Dusun Galaherang dan SDN 12 Dusun Tekam Desa Sejegi, serta Posko Banjir Kelurahan Pedalaman.
Meski air cukup tinggi, AKP Erwin M Simanjuntak dan rombongan tampak tak gentar. Satu-persatu titik pengungsian didatangi.
Sesampainya di titik evakuasi, keduanya tak hanya memberikan motivasi, tapi juga menyalurkan bantuan bahan pokok kepada warga.
Saat dihubungi, Kabagops AKP Erwin M Simanjuntak mengungkapkan sejauh ini kondisi kesehatan warga di titik evakuasi masih baik.
“Kita bersyukur saat ini kondisi warga yang mengungsi masih baik. Di sekolah-sekolah yang menjadi titik evakuasi, kami memberikan motivasi agar mereka dapat tetap bersabar menghadapi bencana banjir ini,” ujar dia.
Untuk di Desa Sejegi, AKP Erwin memaparkan ada 586 rumah terdampak banjir dengan ketinggian air 50 cm – 1,5 meter.
Desa Antibar ada 471 rumah terdampak banjir dengan tinggi debit air 30 cm – 1 meter.
Kelurahan Pulau Pedalaman terdata 160 rumah terdampak bencana banjir dengan ketinggian 25 cm – 1 meter.
Sementara Desa Parit Banjar ada 90 rumah dilanda banjir dengan tinggi debit air 30 cm – 1 meter.
“Semoga banjir segera surut agar warga bisa pulang ke rumah masing-masing. Kami juga berpesan agar warga tetap menjaga kesehatan selama di titik evakuasi,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





