KemenPPPA Gandeng MoGEF Korsel Berdayakan Perempuan

Plt Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA Rini Handayani (kiri) dalam webinar Kick off Ceremony dan Korea-Indonesia Project Steering Committee Meeting. SUARAKALBAR.CO.ID/HO-KemenPPPA.

Suara Kalbar– Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) jalin kerja sama dengan Ministry of Gender Equality and Family of Korea (MoGEF) memberdayakan perempuan, khususnya di Jawa Barat lewat Proyek Official Development Assistance (ODA).

Plt Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA Rini Handayani dalam keterangannya mengatakan kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pembangunan pemberdayaan perempuan Indonesia di bidang ketenagakerjaan dan kewirausahaan, khususnya di Jawa Barat. Hal ini juga ditandai dengan kick off ceremony dan Korea-Indonesia Project Steering Committee Meeting, Selasa (9/7/2024).

Kick off tersebut tanda secara resmi dimulainya Proyek ODA Indonesia-MoGEF Korea Selatan (Korsel) 2024 di lokasi percontohan Sekolah Perempuan Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan agenda di tahun terakhir dari rencana kerja sama atau MoU antara Kementerian PPPA dan MoGEF Korea Selatan dalam mendorong pemberdayaan sosio-ekonomi perempuan Indonesia melalui pelatihan vokasional yang berkelanjutan bagi perempuan di Jawa Barat.

Rini Handayani menuturkan Proyek ODA pada tahun 2024 akan dilaksanakan mulai dari Juli hingga Desember 2024, diantaranya pelatihan kejuruan secara tatap muka maupun daring dengan tema memasak, kecantikan, pertanian, teknologi informasi dan e-commerce, pendidikan pra-kewirausahaan, pendidikan ketenagakerjaan, penguatan pemahaman pengarusutamaan gender, dan strategi menghubungkan wirausaha perempuan dengan pasar online.

Kerja sama ini dilaksanakan melalui proyek/bantuan hibah yang berlangsung selama lima tahun dan telah diinisiasi sejak tahun 2020.

“Sejak 2020, kegiatan sudah terlaksana di Sekolah Perempuan Jawa Barat di Kota Bandung. Dalam pelaksanaannya pemerintah bergandengan tangan dengan pemerintah daerah (pemda) dan bermitra dengan instansi terkait lainnya seperti Balai Latihan Kerja Mandiri (BLKM) dan UNIKOM, ” kata Rini dilansir dari Antara.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS