SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Toto Pensiunan ASN di Pontianak Sukses Jadi Petani Selada Hidroponik

Toto Pensiunan ASN di Pontianak Sukses Jadi Petani Selada Hidroponik

Toto yang sedang memanen salah satu Selada Hidroponik Minggu (30/6/2024).SUARAKALBAR.CO.ID/Iqbal Meizar.

Pontianak (Suara Kalbar) – Toto, satu diantara pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) kini sukses menjadi petani Selada Hidroponik yang ada di Kota Pontianak.

Setiap kali panen, Toto mampu menjual 30 sampai dengan 40 kilogram Selada siap konsumsi dengan harga Rp 35 ribu per kilogramnya.

Toto menceritakan dahulu dirinya hanya penasaran dengan cara penanaman hidroponik ini, namun tak menyangka ternyata dirinya juga tertarik untuk mencoba mempraktekkanya.

“Dulu saya penasaran saja bagaimana cara menanam hidroponik tetapi saya juga tak menyadari penasaran saya hingga ingin mencoba menanamnya,” ujar Toto disela-sela menyiapkan pesanan pelangganya pada Minggu (30/6/2024).

Memiliki lokasi yang cukup luas di pusat Kota Pontianak, tepatnya di Jalan Husein Hamzah, Toto kini memiliki delapan meja media hidroponik yang menggunakan pipa, setiap meja memiliki enam jalur yang dan setiap jalur memiliki panjang 10 meter.

“Waktu pertama kali sih hanya modal dengan 4 meja, namun karena tingginya permintaan dari masyarakat akhirnya saya tambah 4 lagi, kini sudah delapan meja,” ujar Toto.

Permintaan yang tinggi terhadap selada segar di Pontianak kian tinggi seiring dengan banyaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produk makanan, sehingga banyak pula selada yang berkualitas baik diperlukan.

“Saya pribadi sudah memiliki langganan sendiri, banyak dari pedagang keban, burger, bahkan juga masyarakat yang berbelanja di pasar pagi, saya juga memiliki tempat berjualan di pasar pagi, untuk menarik pembeli,” ungkapnya.

Kemudian, Toto menceritakan bahwa juga ada kesulitan dalam metode hidroponik yang ia gunakan selain hama, listrik juga perpengaruh sangat penting dalam proses penanamanya.

“Metode Hydroponik saya menggukanan pompa air untuk mengaliri media tanam, jadi listrik juga berpengaruh kepada aliran air di media taman, hama juga kadang ada, namun masih bisa diatasi,”katanya.

Sampai saat ini, Toto sudah lebih dari 1 tahun menjadi petani selada hydroponik dirinya juga berharap dapat menjaga kualitas selada yang ditanamnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan