Diduga Tercemar Limbah: Direktur Perumda Tirta Bengkayang Minta Pelaku Ditindak Tegas

Kondisi sumber intake dan IPA Madi di Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Bengkayang (Suara Kalbar) – Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Bengkayang, Wardi menyesalkan adanya aktivitas yang menyebabkan pencemaran terhadap air sumber intake dan IPA Madi di Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang.

Air sumber intake dan IPA Madi adalah satu-satunya sumber air bersih yang dikonsumsi oleh masyarakat di Desa Tiga Berkat, Desa Magmagan Karya hingga ke Kabupaten Bengkayang.

Wardi, Direktur Perumda Tirta Bengkayang menyampaikan bahwa pada hari Minggu (5/5/2023) pagi, telah terjadi pencemaran air sumber intake dan IPA Madi diduga akibat aktivitas Peti. Kondisi tersebut mengakibatkan air intake tercemar dan keruh pada pukul 06.00 Wiba.

“Hal ini kami sampaikan secara terbuka demi keselamatan pelanggan dan masyarakat sehingga aliran air dimatikan untuk sementara dan akan dialirkan kembali pada pukul 08.30 Wiba,” tegasnya.

Akibat adanya gangguan air sumber intake dan IPA Madi tersebut akan banyak zona yang berdampak karena secara otomatis distribusi air tidak merata dan terganggu, untuk itu pihaknya meminta maaf kepada pelanggan Perumda Tirta Bengkayang.

Atas adanya aktivitas yang merugikan tersebut, Wardi berharap penegakan hukum secepatnya ditegakkan terhadap para pelaku yang telah mencemari sumber Air Perumda Tirta Bengkayang di hulu intake Madi, karena telah mengancam 8.500 pelanggan atau 42.500 jiwa yang mengkonsumsi air tersebut.

“Kami juga sangat mengapresiasi langkah Pemkab Bengkayang yang telah membentuk tim terpadu dan Polres Bengkayang bersama Perumda Tirta Bengkayang dalam menangani masalah ini, ” lanjutnya.

Sementara itu, Dodorikus Ketua Tim Terpadu Penanganan Peti Kabupaten Bengkayang menyatakan pihaknya akan mendorong proses penindakan terhadap para pelaku yang terbukti melakukan pencemaran di hulu intake Madi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS