Bupati Sintang Buka Sosialisasi SP4N LAPOR, Permudah Pengaduan Masyarakat

Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) Kabupaten Sintang. SUARAKALBAR.CO.ID/Kominfo Sintang 

Sintang (Suara Kalbar)- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno membuka kegiatan Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Selasa (30/4/2024).

Sosialisasi itu dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang dan diikuti pimpinan OPD, Kecamatan, Kepala Desa dan perwakilan media massa.

“Kualitas pelayanan publik harus memiliki prosedur yang jelas, transparan, mudah diakses, dan memberikan kepastian waktu pelayanan, ” kata Bupati Sintang.

Menurut Jarot, pengelolaan pengaduan pelayanan publik di Indonesia belum efektif dan terintegrasi secara baik. Oleh karena itu, diperlukan integrasi sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam satu pintu untuk mencapai visi good governance.

Sementara itu, Kadis Kominfo Sintang Paulinus menyampaikan bahwa SP4N LAPOR dibentuk untuk mendorong “No Wrong, Door Policy” yang menjamin hak masyarakat agar pengaduan dari siapa pun dan jenis apapun sehingga dapat segera disalurkan kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang.

Mensosialisasikan SP4N-LAPOR Kepada masyarakat sebagai solusi untuk membentuk satu kanal atau sistem pelayanan pengaduan yang terintegrasi dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas pelayanan berbasis teknologi informasi. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan Rencana Aksi Percepatan Pengelolaan Pengaduan Kabupaten Sintang Tahun 2024.

Senada, Ida Ziasniati Kepala Bidang Informasi Publik Diskominfo Sintang menyampaikan bahwa kedepannya sosialisasi ini akan diperluas di tingkat kecamatan hingga pedesaan. Dengan diadakannya perampingan mekanisme pelaporan pengaduan tersebut, diharapkan partisipasi dan peran aktif masyarakat dapat lebih meningkat di masa akan datang.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS