News  

ASI Beku Dinilai Lebih Baik Dari ASI Bubuk

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo ditemui usai Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kemitraan BKKBN dan Kick-Off Bakti TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan tahun 2024 di Jakarta, Selasa (14/5/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/ANTARA.

Suara Kalbar– Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengungkap bahwa Air Susu Ibu (ASI) yang dibekukan lebih baik dari ASI bubuk. Namun penyimpanan harus sesuai protap atau protokolnya.

“Memang freezing (yang dibekukan) itu jauh lebih bisa dipercaya, karena ketika dalam bentuk lain, olahan lain, saya kira sudah ada pembawanya, pembawa itu ya partikel lain dalam bentuk misalnya serbuk, dan yang lain-lain ada pembawanya, Nah oleh karena itu kalau yang ASI dibekukan kan masih pure, murni,” ucap Hasto dilansir dari Antara, Selasa (14/5/2024).

Ia menjelaskan untuk ASI yang dibekukan layaknya penyimpanan sperma, perlu dipastikan bagaimana penyimpanannya dan berapa lama. Sebagai dokter spesialis kandungan Hasto menekankan ASI dalam bentuk bubuk lebih berisiko karena sudah dicampur dengan bahan-bahan yang lain.

Terkait donor ASI, Hasto menjelaskan bahwa hal tersebut diperbolehkan, asal sesuai dengan ketentuan-ketentuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia mengemukakan masyarakat mungkin sudah sering mendengar tentang saudara sepersusuan, tetapi untuk melakukannya tetap perlu mengikuti aturan-aturan yang ada.

“Ada ketentuan yang khusus, apakah seperti mahram (termasuk sanak saudara) atau bagaimana. Tetapi itu lebih banyak yang membutuhkan penjelasan, tentu dari majelis ulama, tetapi saya pikir sejauh ini saya kira itu masih dibolehkan, asal aturannya mengikuti ketentuan yang ada,” jelas Hasto Wardoyo.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS