SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Bisnis Saldo Dana Pemda di Perbankan Naik pada Maret 2024

Saldo Dana Pemda di Perbankan Naik pada Maret 2024

Sri Mulyani. (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta (Suara Kalbar)- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa saldo dana pemerintah daerah di perbankan pada bulan Maret 2024 mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun masih lebih rendah daripada tahun 2023.

Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, saldo dana pemerintah daerah di perbankan per Maret 2024 mencapai Rp 180,96 triliun, naik sebesar Rp 7,12 triliun (4,1%) dari posisi sebelumnya, namun lebih rendah sebesar Rp 15,61 triliun (-7,94%) dari posisi tahun sebelumnya (year on year).

Pemerintah daerah masih mempertahankan jumlah dana yang cukup tinggi di perbankan pada bulan Maret ini, yaitu sebesar Rp 180,96 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, di mana dana di perbankan mencapai Rp 173,8 triliun, atau bahkan pada bulan Januari 2024 sebesar Rp 150 triliun.

“Ini berarti terjadi kenaikan account atau dana di perbankan oleh pemerintah daerah kalau dibandingkan Maret tahun-tahun sebelumnya. Angka ini tidak jauh berbeda atau bahkan cenderung lebih rendah dibandingkan 2023 dan 2022,” ucap Sri Mulyani melansir dari Beritasatu.com, Jumat(26/4/2024).

Pada Maret 2022, saldo dana pemerintah daerah di bank mencapai Rp 202 triliun. Pada tahun 2023, jumlahnya sebesar Rp 196,5 triliun, dan pada tahun 2024 mencapai Rp 180,96 triliun.

Dari segi komposisi, dana pemerintah daerah di perbankan terbagi dalam tabungan (3,07%), giro (79,32%), dan deposito (17,61%).

Giro, yang memiliki likuiditas tinggi, mendominasi sebesar 79,32%, diikuti oleh deposito sebesar 17,61%, dan sisanya 3,07% dalam bentuk tabungan.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar dana pemerintah daerah di bank disiapkan untuk pembayaran belanja daerah dan operasional.

“Jadi kalau dilihat levelnya menurun tiga tahun terakhir. Hampir sama dengan 2021. Untuk komposisi dana pemerintah daerah yang ada di perbankan mayoritas 79,3% adalah dalam bentuk giro, deposito hanya 17,6% dan tabungan di 3,07%,” beber Sri Mulyani.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan