KPU Kubu Raya: Tingkat Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 Lebih Tinggi dari Target Nasional

Anggota KPU Kabupaten Kubu Raya, Syaiful Maulana di Sungai Raya, Selasa. ANTARA

Kubu Raya (Suara Kalbar)- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kubu Raya mengumumkan bahwa tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 untuk pemilihan Presiden di Kabupaten Kubu Raya mencapai 85,20 persen, melampaui target nasional sebesar 79,5 persen.

Anggota KPU Kabupaten Kubu Raya, Syaiful Maulana, menyatakan bahwa partisipasi masyarakat Kubu Raya pada Pemilu Presiden melebihi 85 persen, yang jauh melampaui target yang ditetapkan oleh KPU dan Pemerintah dalam Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Kubu Raya pada Pemilu Presiden melebihi 85 persen,” ujarnya melansir dari ANTARA, Kamis(4/4/2024).

Target tingkat partisipasi pemilih yang dipatok oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah dalam Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yakni 79,5 persen.

Selain Pemilu Presiden, tingkat partisipasi pemilih untuk Pemilu Legislatif juga tinggi, dengan persentase sebagai berikut: DPR 84,98 persen, DPD 85,04 persen, DPRD Provinsi 84,80 persen, dan DPRD Kabupaten Kubu Raya 84,72 persen.

Menurutnya, tingginya jumlah partisipasi masyarakat ini dikarenakan KPU Kubu Raya giat menggalakan sosialisasi dan edukasi politik, baik secara tatap muka maupun melalui media sosial.

Ia pun menyampaikan jika sosialisasi juga dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara dengan langsung turun ke masyarakat.

“Sosialisasi tidak hanya kami yang melakukannya, teman-teman PPK, PPS, KPPS di tingkat bawah juga melakukan sosialisasi. Misalnya kami minta mereka dalam setiap pekan, di tempat ibadah menyampaikan berkaitan dengan waktu pemungutan dan perhitungan suara,” ucap Syaiful.

Pada Pemilu 2024 lalu, pihaknya bersama dengan Kesbangpol dan Bawaslu Kubu Raya juga menyusuri tiap sekolah untuk memberikan edukasi maupun sosialisasi terkait dengan Pemilu.

“Kami bergandengan dengan Kesbangpol, Bawaslu Kubu Raya dan KPU Kubu Raya menyusuri sekolah, itu menjadi satu di antara strategi untuk menyentuh masyarakat dengan tatap muka langsung,” katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS