Dunia  

AS Pertegas Dukungan Terhadap Israel

Seorang demonstran Iran meneriakkan slogan-slogan saat menghadiri demo anti-Israel di Lapangan Felestin (Palestina) di Teheran, Iran, Minggu pagi, 14 April 2024. Iran melancarkan serangan drone ke Israel pada Sabtu, 13 April 2024. SUARAKALBAR.CO.ID/AP Photo. 

Suara Kalbar– Israel di gempur serangan udara dari wilayah Iran. Serangan itu menandai peningkatan besar dalam konflik yang telah berlangsung lama antara dua kekuatan regional yang bersaing tersebut.

Menanggapi serangan drone Iran terhadap Israel, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (National Security Council/NSC), Adrienne Watson, dalam pernyataannya mengatakan Presiden Joe Biden telah menyampaikan dengan jelas “dukungan kuat atas keamanan Israel” dan akan berdiri bersama rakyat Israel dan mendukung pertahanan mereka melawan ancaman dari Iran.

“Presiden Biden secara rutin mendapatkan informasi terbaru mengenai situasi ini dari tim keamanan nasionalnya, dan akan bertemu dengan mereka sore ini di Gedung Putih,” kata Watson menambahkan dilansir dari VOA.

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan AS sangat mengutuk serangan Iran terhadap Israel.

“Meski kami tidak menginginkan eskalasi (tegangan), kami akan terus mendukung pertahanan Israel, dan seperti yang sudah dijelaskan oleh Presiden (Biden), kami akan membela personel AS,” kata Blinken.

Blinken menambahkan dia akan terus berkomunikasi dengan para sekutu dan mitra di wilayah tersebut serta di seluruh dunia dalam beberapa jam dan hari ke depan.

Sementara itu, jaringan TV pemerintah Iran, IRINN, melaporkan sekitar tengah malam pada Minggu (14/4) bahwa pasukan dari negara republik Islam, itu telah meluncurkan lusinan pesawat nirawak atau drone penyerang dari wilayah Iran menuju Israel.

IRIN melaporkan bahwa serangan itu merupakan pembalasan atas apa yang dikatakan para pejabat Iran sebagai serangan Israel yang menewaskan beberapa komandan senior militer Iran di Damaskus pada 1 April.

Militer Israel, yang tidak membenarkan atau menyangkal bertanggung jawab atas serangan 1 April, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan angkatan udara dan angkatan lautnya memantau serangan pesawat tak berawak Iran.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS