SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Toyota Umumkan Pengunduran Diri Petinggi Daihatsu setelah Skandal Uji Keselamatan

Toyota Umumkan Pengunduran Diri Petinggi Daihatsu setelah Skandal Uji Keselamatan

Kantor Daihatsu di Jepang (YouTube)

Suara Kalbar – Pada Selasa (13/2/2024), Toyota Motor mengumumkan bahwa presiden dan chairman Daihatsu Motor akan mengundurkan diri sebagai dampak dari skandal uji keselamatan mobil Daihatsu.

Kepergian petinggi Daihatsu ini merupakan salah satu perubahan signifikan yang dilakukan oleh perusahaan mobil kecil tersebut, di tengah upaya Toyota untuk mengembalikan Daihatsu sebagai salah satu pembuat mobil kompak paling ikonik di Jepang.

Skandal uji keselamatan di Daihatsu, serta masalah tata kelola di Hino Motors dan afiliasi Toyota Industries, telah memicu permintaan maaf yang jarang terjadi dari CEO Toyota, Akio Toyoda, pada Januari 2024.

CEO Daihatsu untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia, Masahiro Inoue, akan menggantikan Soichiro Okudaira sebagai presiden Daihatsu mulai 1 Maret 2024. Sementara itu, Chairman Daihatsu, Sunao Matsubayashi, juga akan mengundurkan diri, tetapi belum ada keputusan tentang penggantinya.

Okudaira yang akan meninggalkan jabatannya telah bekerja di Toyota selama hampir empat dekade sebelum menjadi presiden Daihatsu pada 2017, setahun setelah perusahaan tersebut menjadi anak perusahaan sepenuhnya milik Toyota.

Namun, Chief Executive Toyota Koji Sato mengatakan bahwa perubahan organisasi di Daihatsu ini tidak dimaksudkan sebagai hukuman bagi eksekutif yang keluar.

Daihatsu menyumbang 7% dari total penjualan grup Toyota sebanyak 11,2 juta kendaraan pada 2023.

Dalam penyataan terpisah, Toyota menyatakan sehubungan dengan kesalahan dalam pengajuan sertifikasi uji keselamatan, Daihatsu juga akan dikeluarkan dari Commercial Japan Partnership Technologies (CJPT).

Kemitraan ini dibentuk pada April 2021 untuk memfasilitasi pengembangan teknologi kendaraan komersial.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan