UPI EDY Laksanakan Restorasi Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove di Mendalok
Mempawah (Suara Kalbar) – Unit Pengolahan Ikan (UPI) EDY melaksanakan aksi nyata restorasi lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di sekitar areal perusahaan, tepatnya di Dusun Mandala, Desa Mendalok, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kamis (23/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan pimpinan serta karyawan dan karyawati UPI EDY menanam sebanyak 100 bibit mangrove sebagai bagian dari program penanaman 1.000 bibit yang direncanakan.
Lokasi penanaman berada di kawasan pesisir pantai yang berjarak sekitar 400 meter dari area perusahaan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Humas UPI EDY Stevie Frenky, Kepala Desa Mendalok Mardianto, Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Mempawah Mujito, Bhabinkamtibmas Desa Mendalok Aiptu Andi Suseno dan Bhabinkamtibmas Semudun Brigpol Aguswanto.
Humas UPI EDY, Stevie Frenky, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program restorasi lingkungan perusahaan, khususnya untuk merehabilitasi kawasan mangrove selebar 15 meter pasca pembuatan saluran air.
“Penanaman ini merupakan tahap pertama dengan jumlah 100 bibit. Selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai target 1.000 bibit mangrove,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan sudah terlihat hasil yang signifikan.
Menurutnya, program ini menjadi bentuk komitmen UPI EDY dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Desa Mendalok dan sekitarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mendalok, Mardianto, menyambut positif langkah yang dilakukan UPI EDY. Ia menilai kegiatan ini penting dalam menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penanaman saja, tetapi juga diikuti dengan perawatan yang konsisten agar mangrove dapat tumbuh dengan baik,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Mempawah, Mujito, yang memberikan apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menjalankan usaha yang tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Ia menilai upaya restorasi mangrove ini sangat penting dalam memulihkan ekosistem pesisir, sehingga fungsi ekologis, fisik, maupun ekonominya dapat kembali seperti semula.
Mujito juga berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga dan merawat bibit mangrove yang telah ditanam agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan di masa mendatang.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





