SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Harga Beras Meroket, Bapanas Ungkap Penyebabnya

Harga Beras Meroket, Bapanas Ungkap Penyebabnya

Sekretaris Bapanas Sarwo Edhy. SUARAKALBAR.CO.ID/Beritasatu.com

Suara Kalbar– Tingginya ongkos produksi hingga dampak El Nino 2023, yang membuat waktu tanam mundur menjadi salah satu penyebab tingginya harga beras di pasaran beberapa waktu terakhir.

Sekretaris Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menjelaskan setidaknya ada dua faktor penyebab utama yang menjadi pemicu mahalnya harga beras di pasaran.

“Pertama, memang ongkos produksinya naik, di pupuknya naik, kemarin dampak dari El Nino kekeringan, kemudian air juga kurang, panennya itu berkurang, sehingga hasilnya berkurang, otomatis harga naik,” ujar Sarwo Edhy, dikutip dari BeritaSatu,Kamis (15/2/2024).

Sarwo menegaskan, kenaikan harga beras ini tidak ada kaitanya dengan menjelang Ramadan, tetapi memang dampak waktu tanam mundur dan El Nino. Selain itu, pemerintah berencana akan mengimpor beras dari Thailand sebanyak 2 juta ton untuk mengatasi meroketnya harga beras.

“Tahun kemarin 2,8 juta ton, tahun ini rencananya 2 juta ton, tetapi kalau misalnya produksi dalam negeri cukup berarti impor itu tidak jadi,” ungkapnya.

Bapanas juga menjelaskan tidak ada penimbunan beras dan diharapkan dalam waktu dekat harga beras bisa normal kembali.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan