Semakin Praktis! Cukup dalam Genggaman Deli Pantau Status Kepesertaan JKN

Deli Kartika (32) merupakan salah satu peserta JKN yang rutin mengakses Aplikasi Mobile JKN.[SUARAKALBAR.CO.ID/HO-JKN]

Pontianak (Suara Kalbar) – Berbagai kemudahan ditawarkan BPJS Kesehatan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Salah satunya yaitu kemudahan akses layanan non tatap muka yang semakin digandrungi saat ini seperti layanan melalui Whatsapp dan layanan menggunakan aplikasi yaitu Mobile JKN.

Deli Kartika (32) merupakan salah satu peserta JKN yang rutin mengakses Aplikasi Mobile JKN. Deli mengakui kini layanan JKN semakin praktis.

Deli mengatakan pada tahun 2019 ia mendaftar sebagai peserta mandiri, setelah bekerja di tahun 2020 status kepesertaan JKNnya berubah menjadi pegawai swasta yang pembayaran iurannya dibayarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Sebagai peserta tentu penting baginya untuk selalu melihat status kepesertaan JKNnya aktif atau tidak. Deli tak khawatir, karena dengan Mobile JKN ia bisa memantau status keaktifannya kapanpun.

“Kehadiran Program JKN saat ini menurut saya sangat memberikan manfaat, karena sakit bisa datang kapanpun. Apalagi saat ini biaya pelayanan kesehatan tidaklah murah, dengan terdaftar Program JKN tentu kita merasa tenang. Namun jika sudah terdaftar jangan lupa selalu melakukan pengecekan status kepesertaan. Khawatirnya lupa membayar atau belum dibayarkan sehingga statusnya tidak aktif. Saya selalu memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN pada menu Info Peserta,” tutur Deli.

Menurut Deli selain melihat status kepesertaan di Mobile JKN terdapat fitur lainnya yang juga memudahkan diantaranya mengakses kartu digital, melihat info lokasi fasilitas kesehatan terdekat, konsultasi dokter, pendaftaran antrean online sebelum ke fasilitas kesehatan.

Deli juga mengatakan jika layanan di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan kini semakin mudah dan baik.

“Dulu yang saya dengar katanya berobat pakai BPJS Kesehatan ribet dan sulit. Tapi rasanya saya tidak pernah merasakan hal tersebut, tahun 2021 saya menggunakan Program JKN untuk menjalani operasi kista. Layanan di Puskesmas dan rumah sakit sangat baik, begitu juga terkait antrean tidak ada perbedaan antara yang umum dan yang menggunakan BPJS Kesehatan. Semua sama mengantre sesuai dengan pendaftarannya” tutur Deli.

Deli yakin jika Program JKN sangat dibutuhkan dan bermanfaat sekali untuk seluruh masyarakat Indonesia. Deli berpesan agar BPJS Kesehatan jangan lelah untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan selalu menghadirkan inovasi-inovasi terbaik demi kemudahan layanan peserta JKN.

Seperti saat ini sudah banyak sekali kemudahan yang diberikan, salah satunya berobat tidak perlu ribet bawa kartu karena dengan menunjukan KTP juga sudah bisa dilayani.

Begitupun jika kartu JKN yang pernah dicetak hilang atau rusak tak perlu khawatir karena sudah ada kartu digital yang dapat diakses di Aplikasi Mobile JKN.

“Kehadiran Program JKN sudah saya rasakan sendiri manfaatnya. Sakit itu bisa datang kapanpun lebih baik kita siapkan perlindungan, dengan terlindungi Program JKN kita akan merasa tenang dalam melaksanakan aktivitas. Jika terjadi hal yang tak diinginkan sudah tidak perlu memikirkan biaya pengobatan karena semua akan dijamin Program JKN. Bersyukur jika diberikan kesehatan karena iuran yang kita bayarkan katanya digunakan untuk peserta lain yang sedang sakit,”tutur Deli.

Sebagai informasi kini BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan melalui chat Whatsapp yang disebut layanan PANDAWA di nomor 08118165165.

Melalui PANDAWA masyarakat bisa mengakses layanan pendaftaran, penambahan anggota keluarga, pengaktifan kembali kartu, pindah jenis kepesertaan non aktif menjadi PBPU/Mandiri, Perubahan/Perbaikan Data, Perubahan FKTP Bagi TNI/Polri karena pindah domisili, pengurangan anggota keluarga, dan perubahan kelas rawat bagi peserta yang belum membayar iuran pertama.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS