SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Sejak Awal 2024 Sudah Tiga Kabupaten di Kalbar dilanda Banjir

Sejak Awal 2024 Sudah Tiga Kabupaten di Kalbar dilanda Banjir

Kondisi banjir yang melanda wilayah Kalimantan Barat. SUARAKALBAR.CO.ID/Yati

Pontianak (Suara Kalbar) – Intensitas hujan yang tinggi sejak akhir tahun 2023 menyebabkan sejumlah dataran rendah mengalami banjir, ditambah lagi meluapnya sungai-sungai di sejumlah Kabupaten di Kalimantan Barat, Senin (8/1/2024).

Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel mengatakan mulai januari 2024 sudah ada tiga Kabupaten yang dilanda banjir yakni Bengkayang, Landak dan Kapuas Hulu. Banjir ini disebabkan meluapnya sungai di Kabupaten tersebut dan tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir.

Daniel menuturkan untuk Kabupaten Bengkayang ada 214 Kepala Keluarga terdampak, 251 unit rumah terendam banjir, 3 jembatan gantung rusak berat dan 300 meter banjir menutupi ruas jalan raya Bengkayang- Singkawang dengan ketinggian air 150 centimeter.

“Banjir bandang di Bengkayang saat ini sudah surut hanya Landak yang masih terdapat banjir,” tuturnya.

Adapun banjir di Kabupaten Landak saat ini berdampak kepada 13.558 jiwa dan 11 di antaranya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dengan total rumah yang terendam sebanyak 3.733 unit. Pemkab Landak juga sudah menetapkan status Tanggap Darurat sampai pertengahan Februari mendatang. Sedangkan di Kapuas Hulu ada 170 KK dan 170 unit rumah terdampak banjir.

Atas bencana alam itu, BPBD mengimbau kepada masyarakat mewaspadai kemungkinan terjadinya bantingsor di lokasi yang dianggap potensial, terutama bagi masyarakat yang berada di pinggir sungai atau bantaran sungai dan daerah perbukitan.

“Kepada penanggung jawab di lingkungan masyarakat, baik RT RW, kelurahan/desa, kecamatan serta pemerintah kabupaten/kota diminta proaktif melakukan pendataan titik rawan dan kritis bantingsor di lingkungan masing-masing,” tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan