Kasrem 121/ABW Latih 500 Peserta Bentuk Kader Warga Terlatih untuk Bela Negara

Pembekalan kader warga terlatih 2023 oleh Korem 121/ABW, di Kabupaten Sintang, wilayah Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Penerangan Korem 121/ABW. ANTARA

Sintang (Suara Kalbar)- Komando Resor Militer 121/Alambhana Wanawai telah melatih sekitar 500 orang dari berbagai latar belakang organisasi dan instansi dengan tujuan untuk membentuk kader warga terlatih yang memiliki sikap, mental, dan karakter dalam mendukung semangat bela negara.

Kolonel Inf Soelistyo Bawono, Kasrem 121/ABW, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bukanlah latihan militer atau militerisasi, melainkan pelatihan yang bertujuan untuk membina generasi muda dengan sikap mental dan karakter yang kuat dalam hal bela negara.

“Pelatihan itu bukan latihan kemiliteran atau militerisasi, tetapi merupakan pelatihan untuk mewujudkan generasi muda yang mempunyai sikap mental dan karakter bela negara,” katanya melansir dari ANTARA, Kamis(21/9/2023).

Diketahui, peserta yang berjumlah kurang lebih 500 orang itu terdiri dari anggota Resimen Mahasiswa Mahapura, Satpol PP, keamanan, polisi kehutanan, dan FKPPI.

Disampaikan Bawono, pembekalan kader warga terlatih 2023 itu memiliki tujuan mulia untuk membina dan membentuk generasi muda bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil, serta memiliki semangat dan kesadaran bela negara, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

Menurut dia, melalui pembinaan generasi bangsa dengan pembentukan fisik dan mental melalui dasar-dasar ilmu kemiliteran tersebut peserta akan memiliki keterampilan yang berbeda, sebagai bagian dari warga terlatih.

” Kegiatan itu untuk mendukung sistem pertahanan semesta, dimana TNI-Polri sebagai kompartemen utama dan masyarakat termasuk warga terlatih sebagai kompartemen pendukungnya dalam upaya pertahanan dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Bawono.

Bawono berharap dengan adanya pelatih sebagai warga terlatih tertanam sikap dan karakter cinta tanah air kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban bagi bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik dan mental.

“Ilmu yang didapatkan dalam pelatih tersebut tentunya sebagai bekal untuk meningkatkan semangat cinta tanah air dalam berbagai aspek baik di lingkungan kerja maupun di kalangan masyarakat,” katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS