Upaya Inovatif BPBD Kalbar, Modifikasi Cuaca untuk Cegah Karhutla

Pesawat BPBD Kalbar saat akan terbang melakukan modifikasi cuaca di tiga Kabupaten di Kalimantan Barat.[Suarakalbar.co.id/Septa]

Pontianak (Suara Kalbar) – Guna menekan luasan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat petugas BPBD Kalimantan Barat melakukan modifikasi cuaca di sejumlah Kabupaten yang terdapat titik api,diharapkan modifikasi cuaca ini dapat mengurangi kebakaran hutan dan lahan yang mulai terjadi sejak akhir Mei 2023.

Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel mengatakan Proses modifikasi cuaca bermula dengan melakukan penyemaian garam dapur halus di awan. Penyemaian ini bertujuan untuk menciptakan hujan dari awan aktif yang berada pada ketinggian 10.000 sampai 12,000 kaki dari permukaan laut (dpl).

“Modifikasi cuaca ini untuk menciptakan hujan dan mengurangi karhutla dan sudah kita lakukan sejak akhir mei kemarin,” kata Daniel.

Daniel menerangkan jika Kamis (01/06/2023) petugas modifikasi cuaca fokus melakukan penyemaian di tiga kabupaten di Kalimantan Barat yakni Kubu Raya, Kayong Utara dan Ketapang,mengingat di wilayah tersebut sudah ditemukan titik api.

“Hari ini kita fokuskan tiga wilayah yang sudah terdapat karhutla dan semoga modifikasi ini berjalan lancar,” terangnya.

BPBD Kalbar berharap masyarakat dapat turut berkontribusi mencegah kebakaran hutan dan lahan di tiga wilayah tersebut serta wilayah – wilayah lain yang rawan kebakaran, sehingga tidak muncul kabut asap yang merugikan berbagai pihak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS