Mengoptimalkan Fasilitas dan Layanan, Kementerian Hukum dan HAM Tinjau Rutan dan Lapas di Pontianak

Kakanwil Kalbar Kunjungi Lapas, Rutan dan Rudenim Pontianak untuk Memastikan Keamanan dan Ketersediaan Sarana Prasarana.[Kemenkumham Kalbar]

Pontianak (Suara Kalbar)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat, Pria Wibawa, didampingi Kepala Divisi Administrasi, Dwi Harnanto, melakukan kunjungan rutin ke Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan dan Rudenim di Pontianak. Dalam kunjungan ini, mereka meninjau sarana dan prasarana, termasuk dapur, serta memastikan kondisi keamanan dan ketertiban.

Kunjungan dimulai di Rutan Kelas IIA Pontianak, Lapas Kelas IIA Pontianak, dan Rudenim Pontianak. Di Rutan Kelas IIA Pontianak, Pria Wibawa dan Dwi Harnanto disambut oleh Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Pontianak, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, dan jajaran petugas. Mereka menemukan adanya tembok yang perlu dibenahi atau ditinggikan di area dapur.

Setelah itu, Pria Wibawa dan Dwi Harnanto melanjutkan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Pontianak, di mana mereka disambut oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak, Julianto Budi Prasetyono, dan stafnya. Tujuan kunjungan kali ini adalah untuk memastikan kondisi keamanan, ketertiban, serta sarana dan prasarana yang ada di Lapas Kelas IIA Pontianak.

Kunjungan terakhir dilakukan di Rudenim Pontianak, di mana Pria Wibawa dan Dwi Harnanto diterima oleh Kepala Rudenim Pontianak, Ben Yuda Karubaba. Mereka melakukan pengecekan situasi dan kondisi Rudenim Pontianak guna memastikan keamanan serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan tugas serta kualitas pelayanan yang diberikan oleh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Selain itu, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi kebutuhan perbaikan agar penegakan hukum dan hak asasi manusia dapat berjalan dengan baik di Kalimantan Barat.

Dengan kunjungan ini, diharapkan adanya upaya yang lebih baik dalam menjaga kondisi keamanan, ketertiban, dan pelayanan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, sehingga tujuan rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi narapidana dapat tercapai dengan optimal.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS