Ustadz Koh Dennis Lim Sebut Kalah Judi adalah Bentuk Pertolongan Tuhan

Ustadz Koh Dennis Lim dan Yunda Faisyah saat bersafari dakwah atas inisiasi PITI kabupaten/kota di Masjid Agung Al-Falah Mempawah, Minggu (19/3/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Rizan Kurniawan

Mempawah (Suara Kalbar) – Da’i muda berdarah Tionghoa asal Daurut Tauhid Ustadz Koh Dennis Lim memberikan tausiah dalam safari dakwah di Masjid Agung Al-Falah Mempawah, Minggu (19/3/2023) malam.

Ia tampak didampingi sang istri tercinta Ustadzah Yunda Faisyah.

Kehadiran Ustadz Dennis Lim dan Yunda Faisyah pada safari dakwah di sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Barat ini atas inisiasi dan kerjasama DPD PITI Singkawang, Mempawah, Sambas dan Bengkayang.

Di hadapan para jemaah di Masjid Agung Al-Falah Mempawah, Dennis Lim mengungkapkan selama berdakwah dirinya banyak memberikan kajian soal Islam, tapi yang paling sering di-request untuk disampaikan adalah soal perjudian.

“Termasuk di Mempawah, saya kembali mendapat request agar memokuskan tausiah soal perjudian ini,” ujarnya dengan bahasa yang lugas, lembut dan sistematis.

Dennis Lim menyebut, seseorang yang kalah berjudi seharusnya tak boleh khawatir. Melainkan harus bersyukur.

“Kalah berjudi sebenarnya adalah pertolongan dari Allah SWT agar kita segera berhenti dari segala bentuk perjudian,” tegasnya.

“Menang judi itu hanya sementara, setelah itu kita akan selalu kalah. Sebab bandar judi bukan badan amal yang membagikan uang pada pemain, melainkan permainan yang memberikan kemenangan semu,” lanjut dia.

Selaku mantan pelaku perjudian di Thailand, Dennis Lim menyebut pemenang judi itu bisa distel atau diatur tergantung kemauan bandar. Tapi setelah itu, kalah lagi bahkan dengan nilai yang lebih besar.

Tak heran, katanya, banyak yang terpuruk karena perjudian, dan ada yang nyeleneh menghubungi Ustadz Koh Dennis Lim agar diberikan tips atau cara untuk menang judi.

“Tentu saya tidak akan memberikan tips-tips atau cara (menang judi) seperti itu. Bahaya, bisa jadi dosa jariah buat saya,” ujar Dennis Lim yang disambut tawa para jamaah di Masjid Agung Al-Falah Mempawah.

Dalam kesempatan itu, da’i kelahiran 1991 ini sekali lagi mengajak seluruh umat Islam termasuk di Mempawah untuk segera meninggalkan perjudian.

Menariknya, istri Dennis Lim, yakni Ustadzah Yunda Faisyah turut memberikan tausiah, dengan fokus dakwah kepada kaum ibu.

Tutur kata lembut dan tata bahasa apik, serta penguasaan ilmu yang dalam—yang menunjukkan kecerdasan seorang Yunda Faisyah, membuat tausiahnya mendapat respon hangat dari para jamaah, khususnya kaum ibu.

“Keduanya (Ustadz Dennis Lim dan Yunda Faisyah) adalah pasangan serasi dalam berdakwah. Semoga keduanya dianugerahi kesehatan dan kesabaran dalam menyebarkan kebaikan,” ungkap Rahmawati, jamaah dari Sungai Pinyuh.

Rahma, sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada jajaran PITI kabupaten/kota yang telah menghadirkan Ustadz Dennis Lim dan Yunda Faisyah dalam safari dakwah di Masjid Agung Al-Falah Mempawah.

Turut hadir dalam safari dakwah itu Sekda Mempawah Ismail, para pimpinan OPD, para camat, alim ulama, PITI Kalbar serta jajaran PITI kabupaten/kota.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS