Bisnis  

1.533 Paket Konversi BBM ke BBG Dibagikan ke Nelayan di Kalbar

Sebanyak 1.533 paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) diberikan kepada para nelayan di tiga kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Barat, yakni di Kabupaten Kubu Raya, Kayong Utara, dan Ketapang. [ANTARA]

Pontianak (Suara Kalbar) – Sebanyak 1.533 paket konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) dibagikan kepada para nelayan di tiga kabupaten di Kalimantan Barat, yakni Kabupaten Kubu Raya, Kayong Utara, dan Ketapang.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra dalam keterangan tertulisnya di Pontianak, Senin, mengatakan bahwa Pertamina terus berkomitmen mendukung program pemerintah, salah satunya yakni program konversi BBM ke BBG bagi para nelayan dan petani yang membutuhkan.

“Sebelumnya kami melakukan sosialisasi program konversi BBM ke BBG untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan. Sebanyak 1.533 paket konversi diberikan kepada nelayan yang berada di tiga kabupaten tersebut,” ujar Arya, melansir dari ANTARA.

Ia mengatakan, konversi BBM ke BBG dilakukan ketiga kabupaten yang mata pencaharian utama masyarakatnya sebagai nelayan. Hal ini dilakukan guna mendukung ketahanan energi, penyediaan energi alternatif, menyokong ekonomi masyarakat dan ramah lingkungan.

“Pertamina ditugaskan mendukung kebijakan pemerintah dalam penggunaan BBM ke BBG sebagai bagian dari kebijakan energi nasional untuk mendukung ketahanan energi serta penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan bagi nelayan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para nelayan akan mendapatkan satu unit mesin kapal, dua tabung elpiji tiga kilogram, satu set baling-baling, dan satu set konverter kit.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman di Kabupaten Kayong Utara dan Katherine Angela Oendoen di Kabupaten Ketapang.

“Program ini juga sesuai dengan Perpres Nomor 5 tahun 2006 mengenai upaya pemerintah meningkatkan penggunaan energi ramah lingkungan dan untuk mengurangi polusi udara dan pencemaran lingkungan,” jelas Maman dalam sambutannya di Kayong Utara.

Maman menjelaskan kegiatan ini sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai program dan layanan Pertamina dapat mengakses website resmi Pertamina di www.pertamina.com dan kontak Pertamina di 135.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS