Peringati Sumpah Pemuda di Batas RI-Malaysia, AMPI Kalbar Sosialisasi Cegah Stunting

Ketua AMPI Kalbar Arief Rinaldi (kedua dari kiri) saat kegiatan Merah Putih Tapal Batas (MPTB) di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Sabtu (29/10/2022). Di sana, AMPI Kalbar juga menggelar sosialisasi cegah stunting. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Dok AMPI Kalbar

Bengkayang (Suara Kalbar) – Tak ingin melewatkan momen Sumpah Pemuda, para kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kalimantan Barat menggelar sosialisasi cegah stunting di wilayah Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Sabtu (29/10/2022).

Sosialisasi Stunting yang dilaksanakan AMPI tersebut berkenaan dengan kegiatan Merah Putih Tapal Batas Jilid 4 yang dirangkai Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dan pengibaran 2022 bendera di sepanjang jalan menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia-Malaysia.

Ketua DPD AMPI Kalbar, Arief Rinaldi, menjelaskan, stunting saat ini menjadi isu penting yang berpotensi membayangi Indonesia kedepan.

“Di tengah peluang bonus demografi beberapa tahun kedepan, kita juga harus mempersiapkan calon generasi penerus bangsa yang mampu bersaing nanti, perlu diperhatikan tumbuhkembangnya,” ujarnya.

Menurut Arief, peran pemuda menjadi sangat strategis dalam menekan angka stunting terlebih di daerah terpencil atau terluar yang relatif jauh dari akses informasi.

“Kader AMPI yang turun juga mengajak kawan-kawan pemuda di perbatasan untuk ikut aktif mensosialisasikan pentingnya gerakan anti stunting. Apalagi mereka adalah calon ayah dan ibu yang harus dibekali wawasan akan hal ini,” papar Arief yang juga Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini.

Arief Rinaldi selanjutnya menjelaskan, di berbagai kegiatan para kader AMPI terus mengajak kaum millenial untuk menjadi lebih peka terhadap berbagai isu penting yang sedang terjadi.

“Pas ini momen Sumpah Pemuda, kawan-kawan harus bersatu dan lebih peka dengan isu-isu yang ada,” ujar Arief.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS