Lima Hari Menghilang, Pekerja Kebun Sawit di Sanggau Ditemukan Tewas

  • Bagikan
Petugas melakukan olah perkara di lokasi ditemukannya mayat DD, pekerja sawit di Dusun Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau pada Minggu (19/6/2022) siang.

Sanggau (Suara Kalbar) – DD, seorang pria ditemukan tewas setelah lima hari menghilang di kebun kelapa sawit milik perseorangan di Dusun Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau pada Minggu (19/6/2022) siang.

“Korban merupakan warga Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak yang bekerja di kebun sawit tersebut,” ujar Kapolres Sanggau melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Sulastri, Minggu (20/6/2022).

Disampaikan Kasat Reskrim mayat tersebut ditemukan saksi bersama lima orang rekannya yang merupakan rekan kerja dengan tujuan mencari korban kerena telah lima hari korban tidak pernah terlihat.

“Karena sebelumnya telah ditemukan sepeda motor milik korban di area kebun Kelapa sawit tersebut. kemudian sesampainya di dekat TKP yaitu sekitar 200 meter dari motor korban terparkir, saksi mencium bau busuk dan menemukan mayat yang dalam kondisi wajah sudah rusak dan area di sekitar TKP tersebut dalam kondisi luas atau lapang, serta posisi mayat yang ditemukan dalam kondisi terlentang menghadap keatas dan tangan mengepal,” jelasnya.

Selanjutnya saksi memanggil rekan-rekannya yang lain untuk memberitahukan penemuan mayat tersebut, kemudian saksi bersama rekannya pulang ke pondok yang dibuat pemilik kebun yang tidak jauh dari lokasi penemuan dan merupakan tempat tinggal korban untuk melaporkan kepada mandor dan melaporkan penemuan mayat tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kemudian anggota terjun ke lokasi untuk olah TKP. Pada saat dilakukannya Pemeriksaan terhadap mayat korban, tidak ditemukan bekas luka atau tanda kekerasan benda tumpul maupun benda tajam dan dari keterangan saksi menjelaskan sebelum korban menghilang, korban sempat mengeluh sakit serta sudah pernah pergi berobat ke Pontianak, dan setelah dilakukan pemeriksaan di pondok tempat tinggal korban ditemukan berbagai macam obat penyakit kulit,” ungkapnya.

Pihak keluarga korban, kata Sulastri menerima kejadian tersebut dan tidak melakukan tuntutan terhadap pihak manapun, serta menolak untuk dilakukan autopsi. Selanjutnya setelah olah TKP dilakukan jenazah korban dibawa keluarga pulang ke rumah duka,” jelasnya.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Penulis: DarmansyahEditor: Suhendra
  • Bagikan