Dugaan Korupsi, Mantan Kepala Kantor Pos Entikong Ditahan

Ilustrasi

Sanggau (Suara Kalbar) -Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau menahan mantan Kepala Kantor Pos Cabang Entikong berinisial A atas dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan Kantor Pos Cabang Entikong tahun 2019.

Kasi Intel Kejari Sanggau Freddi Wiryawan mengatakan A ditahan selama 20 hari kedepan di Rutan Kelas IIA Pontianak.

“Total kerugian keuangan negara atas perbuatan tersangka A sebesar Rp.580.757.073 berdasarkan hasil audit dari Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Kalbar, yang digunakan untuk kepentingan pribadinya,” ujar Freddi, Kamis (23/6/2022) malam.

Freddi menyampaikan adapun perbuatan tersangka pada tanggal 27 November 2019 lalu secara diam-diam menggunakan akses komputer Kantor Pos Cabang Entikong, dan mengambil uang milik PT. Pos Indonesia.

“Uang sejumlah Rp 658 juta itu lantas ditransfer ke 16 rekening menggunakan layanan Cash to Account dengan 32 kali transaksi,” kata Freddi.

Uang tersebut, dijelaskan Freddi, untuk mengganti tabungan milik nasabah yang diambil tersangka. Para nasabah itu menabung di bank melalui Kantor Pos Entikong.

“Kemudian pada tahun yang sama, tersangka A juga melakukan penggelapan uang kas Kantor Pos Cabang Entikong sebesar Rp 91.482.073,”katanya.

Freddi mengatakan perbuatan tersangka melanggar Pasal 3 dan 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999.”Ancaman hukumannya pidana penjara maksimal 20 tahun dan atau denda maksimal 1 miliar,” kata Freddi.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Penulis: DarmansyahEditor: Suhendra