Landak  

DPRD Landak: Bantuan Rumah Swadaya dan BSRS Agar Dimanfaatkan dengan Baik

Ketua DPRD Landak, Heri Saman melakukan sosialisasi dan buka rekening penerimaan bantuan rumah swadaya dan pelaksanaan program kegiatan bantuan stimulan rumah swadaya di Aula Kecamatan Menyuke, Sabtu (25/6/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/MC

Landak (Suara Kalbar) – Ketua DPRD Landak, Heri Saman melakukan sosialisasi dan buka rekening penerimaan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dan pelaksanaan program kegiatan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) di Aula Kecamatan Menyuke, Sabtu (25/6/2022).

Ketua DPRD Heri Saman didampingi Ketua Komisi C Margareta dan Anggota Komisi C Junius, Adrianus Andika, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Landak Erani. Dalam kegiatain sosialisasi tersebut juga menghadiri Kepala Desa Darit Kris Biantoro, perwakilan dari Kecamatan Menyuke, pihak dari Bank Kalbar Rudi Sanjaya, perwakilan dari Kapolsek Menyuke Wintoko, perwakilan dari Danramil Menyuke Antonius, dan 35 orang calon penerima bantuan.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Landak Heri Saman, mengatakan agenda ini adalah sosialisasi dan buka rekening penerimaan bantuan rumah swadaya dan pelaksanaan program kegiatan bantuan stimulan rumah swadaya yang di mana Desa Darit mendapat bantuan swadaya. Ini merupakan program yang sangat baik untuk memberantas atau mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Landak.

“Desa Darit mendapatkan 35 unit rumah bantuan swadaya yang cukup dikategorikan rumah tidak layak huni sehingga mendapat bantuan ini. Ini merupakan salah satu program untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Landak, ini merupakan program yang sangat strategis,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2022 Kabupaten Landak mendapatkan alokasi 280 unit rumah, dengan total anggaran Rp 9,8 milyar, maka, DPRD Landak bersama Pemerintah Daerah menyiapkan dana sharing DAU Rp.15.000.000 agar bisa mendapatkan dana dari pusat DAK Rp.20.000.000, sehingga dana untuk 1buah unit BSRS yaitu Rp.35.000.000 untuk bangun baru, karena ada juga yang mendapatkan 20.000.000 untuk rehab, sehinhga dana DAK Rp.5,6 Milyar dan dana sharing DAU Rp.4,2 milyar, tersebar di 11 desa pada 6 Kecamatan.

“Tidak semua desa mendapatkan bantuan stimulan swadaya ini, sehingga kami berharap kepada masyarakat yang menerima bantuan tetap memanfaatkan bantuan yang sudah ada dan mendukung program yang berjalan. Nanti akan dibuatkan kelompok untuk saling membantu sehinggan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Ketua Komisi C Margareta, juga mengatakan akan membuat prioritas pekerjaan di OPD mitra terutama di dinas PUPRPERA.

“Kami akan akan meminta kepada OPD untuk memprioritaskan hal-hal yang sangat urgen, seperti peningkatan ruas jalan penghubung antar kecamatan, selain penambahan anggaran di bidang perumahan. Kepada masyarakat tolong dibantu pihak Dinas atau tenaga fasilitator lapangan yang akan membantu bapak/ibu dalam kegiatan-kegiatan pembangunan,” ujar Margareta dalam pemaparan Tugas dari DPRD adalah mengawal agar pembangunan ini berhasil dan tepat sasaran.

Anggota Komisi C Junis mengucapkan selamat kepada yang calon penerima bantuan atau CPB BSRS.

“Bantuan ini tidak seberapa tapi memanfaatkanlah bantuan yang sudah ada, tidak semua desa mendapatkan bantuan stimulan rumah swadaya,”ujar Junis.

“Terima kasih kepada pemerintah yang telah mempedulikan Desa Darit khususnya sehingga dapat menerima bantuan swadaya rumah. Kita juga mengucapkan terima kasih kepada pidak desa yang telah mengusulkan sejak tahun 2021, dan tolong manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Andrianus Andika, anggota komisi C DPRD Landak dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Kepala Desa Darit Kris Biantoro mengucapkan banyak terima kasih dan mengapresiasi pemerintah daerah atas bantuan yang telah diberikan.

“Dari 78unit yang diajukan dan Puji Tuhan yang diterima 35 unit. Kita perlu mengapresiasi kepada pemda dan ini bantuan pertama yang diberikan dan akhirnya terjawab,”kata Kades.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS