SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kediamannya

Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kediamannya

Diduga sakit Andreas ditemukan oleh keluarga dalam keadaan meninggal di kediamannya di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan pada Selasa (1/3/2022) siang. SUARAKALBAR.CO.ID/ Septa

Pontianak (Suara Kalbar)- Andreas, pria paruh baya ditemukan tak bernyawa dalam kondisi duduk di kediamannya di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan pada Selasa (1/3/2022) siang.

Korban pertama kali ditemukan oleh Elly yang tak lain adalah kerabat korban, saat itu Ely menghubungi korban sekitar pukul 09.45 WIB, namun yang bersangkutan tidak mengangkat telepon, dan Ely kemudian berinisiatif mendatangi rumah korban.

“Saya ketuk pintu namun tidak ada jawaban dan pintu dalam posisi terkunci, selanjutnya saya bersama dengan tetangga sekitar, berinisiatif mengecek kamar korban yang ada di lantai dua dari luar menggunakan tangga,” ujar Elly.

Namun alangkah terkejutnya saat Elly melihat korban dalam posisi duduk dikursi dan kepala posisi terjuntai kelantai dengan muka sudah berwarna hitam.

“Saat ditemukan Korban pakai baju kaos warna hitam dan celana pendek, selanjutnya saya menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Benua Melayu Darat untuk melapor kejadian tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Indra menjelaskan jika warga setempat membuka pintu depan dengan cara didobrak dan setelah pintu terbuka selanjutnya naik ke lantai atas menuju kamar korban.

Kamar tersebut juga terkunci dari dalam yang kemudian pintu kamar tersebut di buka paksa dgn cara di dobrak dan korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Saat kami periksa dan dari hasil olah TKP, terhadap korban tidak ada ditemukan tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban dan diperkirakan korban meninggal akibat sakit,” papar Kasat Reskrim.

Kompol Indra menambahkan jika korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut dikarenakan istri korban telah meninggal sekitar setahun yang lalu dan anak anak korban berjumlah tiga orang semuanya berada di luar negeri, pihak keluarga pun telah mengiklaskan kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play