Kembali Pimpin Persinas ASAD, Wibowo Janji Tingkatkan Prestasi Pesilat

DIKUKUHKAN. Ketua PB Persinas ASAD, Ketua Umum IPSI Kalbar dan Ketua Pengprov Persinas, berfoto bersama jajaran pengurus yang telah dikukuhkan di Padepokan Persinas ASAD, Sabtu (20/11/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Dok Persinas ASAD

Pontianak (Suara Kalbar) – Dwi Setio Wibowo kembali dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Provinsi Perguruan Silat Nasional, Aman Selamat, Ampuh Damai (Persinas ASAD) Provinsi Kalbar masa bakti 2021-2026.

Pengukuhan dipimpin oleh Ketua Pengurus Besar, Teddy Suratmadji, mewakili Ketua Umum Brigjen TNI (Purn) Agus Susarso yang berhalangan hadir di Padepokan Persinas ASAD, Sabtu (20/11/2021).

Turut hadir, Ketum Umum IPSI Kalbar dan sejumlah perguruan pencak silat.

Wibowo, sapaan akrabnya, mengaku amanat yang diembannya cukup berat, sehingga meminta dukungan seluruh jajaran, baik pengurus ASAD di provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kembalinya saya dikukuhkan sebagai ketua merupakan amanat yang cukup berat, sehingga dukungan seluruh pengurus sangat saya harapkan,” ujar dia kepada sejumlah wartawan.

Wibowo juga menyebut, selain dukungan dari internal, komunikasi antar perguruan perlu ditingkatkan.

Alhamdulilah kepemimpinan Pak Andi di IPSI Kalbar akan membuka komunikasi seluas-luasnya untuk seluruh perguruan,” ujar dia.

Sebagai perguruan yang tergabung di IPSI, Persinas ASAD bertekad akan memajukan prestasi pesilat.

“Saya bertekad akan memajukan prestasi pesilat, sehingga kedepan menjadi aset IPSI Kalbar,” tegas Wibowo lagi.

Ketua Umum IPSI Kalbar, Andi Ridwan, mengapresiasi prestasi pesilat Persinas ASAD baik di PON dan kejuaraan daerah.

“Saya bangga dengan Persinas ASAD, kemarin di PON Papua atletnya menyumbang emas terbanyak, dan terakhir di Kota Singkawang menyabet juara umum,” jelasnya.

Ke depan, untuk pengembangan cabang pencak silat, dirinya akan fokus pada empat program.

“Ada empat program yang menjadi fokus perhatian periode lima tahun mendatang yakni penataan organisasi, pembinaan atlit, pembinaan wasit juri dan even kejuaaraan,” ujarnya.

IPSI Kalbar, lanjut Andi, tidak memiliki sumber daya, karena yang memiliki sumber daya itu perguruan.

“Silahkan kita sering komunikasi, dan saya akan dukung peningkatan prestasi pesilat di masing-masing perguruan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Persinas ASAD, Teddy Suratmadji, mendorong agar pengurus yang dikukuhkan segera bekerja.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dikukuhkan. Segera bekerja untuk prestasi pesilat di Kalbar,” kata dia.

Bahkan jika IPSI ingin merekrut sumber daya yang dimiliki ASAD, dirinya juga mempersilahkan.

“Karena IPSI Kalbar akan melakukan penataan kepengurusan di kabupaten atau kota, silahkan manfaatkan sumber daya dan potensi yang ada di ASAD. Artinya ASAD siap membantu,” pungkas Teddy.